AYOJAKARTA.COM – Jonathan Latumahina kembali angkat bicara soal kasus penganiayaan yang menimpa sang anak, yakni David Ozora.
Seperti yang diketahui, kasus David Ozora yang dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy Satriyo anak dari Rafael Alun Trisambodo begitu mencuri perhatian publik beberapa waktu kemarin.
Atas tindakannya, Mario Dandy Satriyo saat ini tengah menjalani proses persidangan bersama dua terdakwa lain yaitu Agnes Gracia dan Shane Lukas.
Meski begitu, Jonathan Latumahina merasa belum mendapatkan keadilan terkait kondisi sang anak yang kini belum pulih total bahkan mengalami amnesia.
Pernyataan terbaru Jonathan Latumahina yang tidak merasa mendapat keadilan atas kejadian yang menimpa David tersebut disampaikan saat dirinya hadir sebagai bintang tamu di podcast Denny Sumargo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Curhat Bang Denny Sumargo pada Rabu, 14 Juni 2023, Jonathan mengaku sakit hati sejak awal proses hukum para terdakwa dimulai.
Apalagi saat terdakwa AGH yang notabene masih di bawah umur mendapat perlindungan dari beberapa pihak seperti KPAI.
Bahkan ayah David Ozora menuturkan jika di Indonesia ini warganya harus selalu makan hati apalagi dalam kasus hukum.
“Kita warga negara ini kan di-create untuk selalu makan hati,” beber Jonathan Latumahina.
“Kita harus menerima bahwa di kasus hukum ini, pelaku anak banyak menerima perlindungan, lembaga yang melindungi luar biasa.” Imbuhnya.
Bahkan Jonathan dengan blak-blakan menyebut begitu berlebihannya perlindungan yang dilakukan lembaga tersebut sampai melupakan jika David Ozora juga merupakan korban dan masih di bawah umur.
“Lupa yang bikin undang-undang ini, korban juga anak,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menuturkan kekecewaannya: “Anak gue itu masih anak, masih di bawah 18 kan masih anak.”
Sebagai informasi, AGH divonis dengan hukuman 3,5 tahun atas kasus tersebut. Hukuman tersebut menurut Jonathan sangat tidak adil.
“Hukuman yang diterapkan juga karena anak, maka setengahnya,” kata Jonathan kepada Denny Sumargo.
“Ya gue mau nuntut apa kalau itu sudah maksimal?” lanjutnya.
Baca Juga: Inara Rusli Kecewa dan Menangis Usai Jalani Sidang Mediasi, Ternyata Gegara Virgoun Lakukan Hal Ini
Bahkan Jonathan Latumahina menegaskan jika hukuman rimba tetap jadi jawaban terbaik sebagai penyembuh luka dan kekecewaan dirinya.
“Adil itu kalau si Mario juga gue bikin koma,” tutur pria bertato tersebut.
“Itu baru adil,” lanjutnya.

Share this article
Jonathan Latumahina kembali angkat bicara soal kasus penganiayaan yang menimpa sang anak, yakni David Ozora. Ia kecewa dengan proses hukum.