AYOJAKARTA.COM - Rafael Alun Trisambodo kini resmi menjadi tersangka dan ditahan oleh KPK.
Rafael Alun Trisambodo terbukti bersalah dalam kasus dugaan gratifikasi.
Namun, sebelum resmi ditahan oleh KPK, Rafael Alun Trisambodo sempat buka suara di media hingga videonya viral.
Rafael Alun Trisambodo buka suara terkait nasibnya usai KPK melakukan penggeledahan di rumahnya hingga perasaannya setelah terlibat kasus gratifikasi.
Dilansir AyoJakarta.com dari video curhatan Rafael Alun Trisambodo di kanal YouTube Berita Satu, ada hal yang menarik perhatian.
Yakni Rafael membeberkan dugaan adanya keterlibatan transaksi kantor konsultan besar yang dilakukan sang istri Ernie Meike Torondek.
Baca Juga: Rafael Alun Ngaku Tak Niat Sembunyikan Uang di SDB: Jumlahnya Saya Nggak Tahu!
Dalam hal itu, Rafael membantah dan justru mengungkap fakta mengejutkan soal jabatan Ernie Meike Torondek.
Rafael, mengatakan bahwa sang istri punya jabatan hingga akhirnya ia mendapat uang dari sosok konsultan pajak.
Awalnya, Rafael mengaku kaget dengan adanya kantor kosultan yang ikut terlibat di kasusnya.
"Karena memang saya tidak pernah berafiliasi dengan kantor konsultan," ucap Rafael.
Apalagi, menurut Rafael kantor konsultan yang dituduhkan ini adalah konsultan besar.
Hingga akhirnya, Rafael ikut turun tangan untuk menelusuri kantor konsultan tersebut.
"Ternyata kantor konsultannya ini tempat istri saya arisan," katanya.
Rafael mengatakan bahwa dalam kantor konsultan itu, sang istri memiliki jabatan sebagai bendahara kelompok arisan.
"Jadi kalau sebetulnya PPATK bisa melihat secara menyeluruh," ungkapnya.
"Itu bisa melihat bahwa transfer dari berbagai orang ada 30 orang ibu-ibu, istri saya tuh jadi bendahara arisannya," jelas Rafael lagi.
Di sisi lain, ia juga membenarkan bahwa Ernie Meike Torondek sering menerima uang dari grup arisan tersebut.
Menurut Rafael, satu orang biasanya mentransfer kepada Ernie Meike Torondek yang statusnya sebagai bendahara senilai Rp1,1 juta.
Baca Juga: Terbongkar! 8 Tahun Harta Rafael Naik Rp 24 Miliar, KPK: Sangat Pesat
"Itu satu orang transfer Rp.1.100.000, satu juta untuk arisan, seratus ribu untuk makan malam konsumsinya," terang Rafael.
Rafael mengatakan kemungkin ada 30 orang yang transfer dan terakhir mereka masing-masing Rp2 juta.
Arisan yang dijalankan sang istri itu, kata Rafael suda berlangsung selama tiga tahun ini.
"Jadi setiap satu tahun sekali selesai, dilanjut satu tahun sekali selesai," tutupnya.***

Share this article
Rafael Alun Trisambodo ungkap jabatan sang istri yang ternyata sebagai bendahara di kantor konsultan.