AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini dua kandidat yang ikut berkompetisi dalam Pilpres 2024, Anies Baswedan dan Mahfud MD mengikuti trend Live TikTok seperti yang sering dilakukan oleh warganet.
Menanggapi aksi yang dilakukan oleh kedua lawannya tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengaku tidak masalah dengan hal tersebut dan tidak akan mengikuti jejak keduanya.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai tindakan yang dilakukan oleh Anies dan Mahfud, merupakan bentuk kampanye untuk menarik perhatian pemilih.
“Setiap kreativitas untuk menarik simpati pemilih sebanyak-banyaknya, itu sah-sah saja,” kata Muzani, dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com.
Muzani pun memberikan penilaian yang positif terhadap tindakan yang dilakukan oleh capres dan cawapres tersebut.
Sebab, menurutnya sebuah demokrasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk apapun salah satunya dengan kreativitas dan inovasi.
“Itu bentuk kreativitas dalam setiap demokrasi untuk menjaring simpati sebanyak-banyaknya, dan inilah pentingnya demokrasi. Mengeksplorasi banyaknya kreativitas dan inovasi,” katanya.
Merasa tidak tertarik untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh Anies dan Mahfud, Muzani mengaku lebih baik untuk tetap fokus dalam mempersiapkan debat capres yang ketiga.
“Persiapan debat, Pak Prabowo lebih banyak diskusi banyak membaca dan tentu saja menyegarkan kebugaran dan situasi fisik yang lebih fit lagi,” imbuhnya.
Diketahui, Anies sempat melakukan live TikTok di akun pribadinya, dengan tema ‘Temani Saya di Jalan’, pada Jumat malam, 29 Desember 2023 lalu.
Aksi live yang dilakukan oleh Anies ini mendapatkan perhatian dari penggunaan akun TikTok yang lain. Terlihat ada 302.700 warganet yang melihat live yang dibuat oleh Anies.
Baca Juga: Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka
Ternyata, aksi live TikTok ini pun tidak hanya dilakukan oleh Anies. Pasalnya, Mahfud pun sempat terlihat melakukan live di TikTok belum lama ini.
Namun, Mahfud mengaku dirinya hanya mencoba untuk bermain media sosial setelah sekian lama tidak menggunakannya.

Share this article
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai tindakan oleh Anies dan Mahfud, merupakan bentuk kampanye untuk menarik perhatian pemilih.