AYOJAKARTA.COM — Bakal calon gubernur Jakarta, Pramono Anung ungkap pertemuan dengan Puan Maharani dan presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Pramono mengatakan jika pertemuan antara dirinya dengan Puan Maharani dan Prabowo Subianto terjadi setelah pertemuan antara Presiden Jokowi dan Paus Fransiskus usai.
Sekretaris Kabinet itu juga mengklaim jika komunikasi yang dijalin dengan para menteri terutama Prabowo Subianto terjalin dengan sangat baik.
"Saya sebagai Sekretaris Kabinet tentunya dengan semua menteri dan terutama dengan Pak Prabowo yang sekarang sudah menjadi presiden terpilih tentunya berkomunikasi dengan sangat baik," ungkap Pramono Anung, dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Sabtu, 7 September 2024.
Dalam pertemuan itu juga Pramono menyebut jika dirinya sempat bercanda dengan Prabowo dan Puan Maharani.
Baca Juga: Maudy Zaenab Mundur dari Tim Pemenangan Pramono-Rano, Gara-Gara Cinta Segitiga Doel dengan Sarah?
Pramono juga menegaskan jika politik yang akan dilakukan di Pilkada Jakarta ini merupakan politik yang merangkul semua orang.
"Itulah bagian dari sebuah proses komunikasi saya sampaikan berulang kali secara terbuka bahwa politik yang akan saya lakukan dalam Pilgub Jakarta ini adalah politik yang merangkul kepada siapa saja," ujar Pramono.
Bakal calon gubernur Jakarta itu juga mengatakan jika pemilihan ketua tim pemenangan Pramono Anung-Rano Karno sebagai bukti bahwa politik yang jalannya bisa merangkul semua kalangan.
Saat disinggung terkait dengan obrolannya bersama Prabowo Subianto, Pramono tidak banyak berkomentar.
Ia menegaskan jika pembicaraannya dengan Prabowo tersebut lebih banyak membahas urusan personal.
Baca Juga: Maudy Koesnaedi Mundur dari Tim Pemenangan Pramono-Rano untuk Pilgub Jakarta 2024, Apa Penyebabnya?
"Ya secara tidak khusus, kan bagaimanapun beliau sekarang sudah sangat sibuk, udah mempersiapkan kabinetnya dan sebagainya dan sebagainya. Sehingga lebih pada komunikasi yang bersifat personal dan saya dengan beliau sering berkomunikasi dan berdiskusi," lanjutnya.
Sementara itu dalam pertemuannya dengan Puan Maharani, Pramono menyebut bahwa dirinya yang pertama kali mengajak Puan.
Namun, Pramono juga tidak menjelaskan secara detail terkait pembicaraannya dengan Ketua DPR RI tersebut.
"Saya yang menggandeng Mba Puan, karena memang Pak Prabowo kan dikerubuti banyak orang. Pasti ada bisik-bisik lah, bisik-bisik masak diomongin," tutur Pramono.
Dalam keterangannya, Pramono juga mengatakan bahwa ia akan tetap melakukan komunikasi dengan siapa saja.
Hal ini sejalan dengan tugas yang diberikan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri yang mengusung dirinya untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
"Yang jelas bahwa saya ini selama ini ditugaskan oleh partai, oleh Ibu Mega, menjalin komunikasi oleh siapapun," jelasnya.***
Share this article
Pramono Anung ungkap pertemuan dengan Puan Maharani dan Puan Presiden terpilih, Prabowo Subianto jelang Pilkada Jakarta 2024.