AYOJAKARTA.COM - Sobat Jakarta, udah tahu belum kalau sekarang kamu bisa menabung dengan menyetor sampah?
Yap, berkat e-Bank Sampah Jakarta, setiap botol plastik, kertas, hingga logam yang kamu pilah bisa bernilai ekonomi dan jadi tabungan masa depan.
Bank Sampah bukan cuma solusi atasi sampah menumpuk di Bantargebang, tapi juga cara jitu ubah kebiasaan buang sampah sembarangan jadi aksi nyata penyelamatan lingkungan. Yuk, simak cara jadi nasabahnya!
Baca Juga: Mendiang Barbie Hsu Dicintai Ugal-ugalan hingga Akhir Hayat, Potret Koo Jun Yup di Depan Makam Viral
Apa Itu e-Bank Sampah Jakarta?
e-Bank Sampah adalah platform digital yang dibuat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk mencatat dan memantau transaksi di seluruh Bank Sampah Induk (BSI) dan Bank Sampah Unit (BSU).
Sistem ini mendukung upaya pemilahan sampah dari rumah tangga dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle. Di sini kamu bisa:
- Menemukan lokasi Bank Sampah terdekat
- Memantau transaksi dan nilai tabunganmu
- Mengakses informasi harga sampah
- Melihat status keaktifanmu sebagai nasabah
Apa Saja Jenis Sampah yang Bisa Ditukar di Bank Sampah?
1. Sampah Kering
Sampah kering merupakan kategori sampah yang sulit terurai di alam. Jenis sampah yang masuk dalam kategori ini seperti sampah plastik, kertas, logam (kaleng, besi, alumunium), dan kaca. Agar terkelola dengan baik, sampah jenis ini harus didaur ulang.
2. Sampah Basah
Sampah basah atau sampah organik merupakan jenis sampah yang meliputi sisa makanan, sayuran, atau barang lain yang dapat diurai. Pengelolaan sampah ini adalah dengan melakukan komposting sampah untuk digunakan sebagai pupuk.
3. Sampah Elektronik
Bekas kabel dan barang elektronika yang tidak terpakai merupakan kategori sampah ini. Sampah ini dapat menimbulkan reaksi kimia yang berbahaya, sehingga tidak bisa dibuang sembarangan dan sebaiknya diolah untuk bahan baku komponen elektronik.
Cara Daftar Jadi Nasabah
- Registrasi Online: Kunjungi https://banksampah.jakarta.go.id dan klik Daftar Nasabah. Isi data pribadi dan buat kata sandi.
- Lengkapi Biodata: Masukkan NIK dan data wajib lainnya seperti alamat, nomor HP, dan email.
- Pilih Bank Sampah: Tentukan minimal satu BSU tempat kamu akan menabung sampah. Bisa lebih dari satu, lho!
- Pantau Transaksi: Setiap kali setor sampah, transaksi dicatat dan kamu bisa cek jumlah tabungan dalam bentuk rupiah.
- Lihat Status Nasabah: Aktif atau tidaknya kamu sebagai nasabah bisa dilihat langsung di dashboard akun.
Kenapa Harus Ikut?
Karena tindakan kecilmu di rumah bisa berdampak besar untuk bumi! Dengan menabung sampah:
- Kamu bantu kurangi volume sampah ke TPA
- Mendapat manfaat ekonomi dari limbah
- Berperan aktif menyukseskan program pemerintah
Kalau ada kendala, kamu bisa hubungi Helpdesk e-Bank Sampah atau langsung datang ke Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Jl. Mandala V, Cililitan, Kramatjati, Senin–Jumat pukul 08.00–15.00 WIB.
Share this article
Setor sampah di e-Bank Sampah Jakarta, raih tabungan dan bantu selamatkan lingkungan. Daftar di banksampah.jakarta.go.id