Bharada E Ungkap Detik-detik Kronologi Terjadinya Eksekusi Yosua, Benarkah FS Ikut Menghabisi Yosua?

- Kamis, 1 Desember 2022 | 05:48 WIB
Bharada E ungkap ada perempuan yang keluar dari rumah Ferdy Sambo sambil menangis (YouTube.com/KOMPASTV)
Bharada E ungkap ada perempuan yang keluar dari rumah Ferdy Sambo sambil menangis (YouTube.com/KOMPASTV)

AYOJAKARTA.COM - Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E mengungkapkan sejumlah fakta tentang detik-detik pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir J pada 8 Juli 2022 silam.

Mengutip dari tayangan Metrotvnews, Richard mengaku bahwa Ferdy Sambo juga ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat setelah dirinya.

Sementara itu, Richard tampak berkaca-kaca saat memberi kesaksian bagaimana detik-detik dirinya menembak Brigadir J.

Diketahui, Ferdy Sambo masuk ke dalam ruangan dengan memegang leher Brigadir J dan memintanya untuk berlutut.

Baca Juga: BLT BBM Tahap II Segera Cair Bulan Ini, Khusus Jakarta Tembus 89 Persen, Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

"Bang Yos masuk duluan, baru om Kuat dan bang Ricky di belakang. Itu pas masuk, pak FS langsung lihat ke belakang, sini kamu, langsung pegang lehernya, berlutut kamu ke depan saya, berlutut kamu, berlutut," kata Richard saat menirukan perkataan Ferdy Sambo di persidangan, Kamis (1/12/2022).

Setelah itu, ia diminta FS untuk cepat menembak Yosua.

"Baru dia lihat ke saya, Woi kau tembak cepat, cepat kau tembak. Saya keluarkan senjata dan langsung tembak ," kata Richard pada hakim.

Lalu, hakim menanyakan kembali pada Richard tentang jarak dia menembak Yosua untuk pertama kalinya.

"Saudara menembak saudara korban Yosua jarak berapa meter?, " tanya hakim.

"Sekitar dua meter yang mulia, "jawab nya.

Baca Juga: Momen Menegangkan, dari Jarak 2 Meter Bharada E Tembak Yosua 4 Kali: Tembakan Pertama Saya Sempat Tutup Mata

Kemudian hakim pun meminta Richard untuk mengungkapkan semua kronologi penembakan terhadap Yosua secara keseluruhannya sehingga Richard diminta untuk memperagakan bagaimana Yosua di habisi pada waktu itu.

Karena ketakutan, ia melepaskan tembakan pertama dengan menutup mata.

"Habis saya tembak, saya keluarkan, dan saya sempat tutup mata pada tembakan pertama, " ungkapnya.

Dengan kebingungan Brigadir J pun sempat bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

"Pada saat didorong itu, korban bilang eh Pak kenapa Pak, ada apa Pak, tangannya diangkat. Jadi posisinya tuh nggak jongkok, cuma agak menurun saja dan tangannya ke depan tadi," katanya.

Selanjutnya, ia mengaku melepaskan tembakan sebanyak 3-4 kali.

“Saudara berhadap-hadapan,”tanya Hakim Wahyu Iman Santoso.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 1 Desember 2022: Ibu Kota Diprediksi Cerah Berawan Seharian

“Berhadapan yang mulia,” jawab Richard .

“Saudara arahkan kemana,” tanya Hakim Wahyu Iman Santoso.

“Saya sudah tidak tahu untuk arah tembakan, saya tidak tahu,” jawabnya.

“Setelah saudara tembak apa yang terjadi pada korban,” tanya Hakim Wahyu Iman Santoso.

“Jatuh yang mulia,” kata Richard.

“Apa yang diteriakkan oleh korban,” tanya Hakim Wahyu Iman Santoso.

“Cuma ada suara mengerang, aaarrgh, dan jatuh di samping tangga itu yang mulia,” jelas Richard Eliezer.

“Kemudian?” tanya Hakim Wahyu Iman Santoso.

“Abis beliau jatuh, Pak FS langsung maju yang mulia, saya lihat dia langsung pegang senjata, dia kokang senjata, dia ke arah almarhum, dia ada sempat tembak ke arah almarhum,” katanya saat melihat FS menembak Yosua.***

Editor: Dian Naren

Sumber: Youtube Metro Tv News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X