BANDUNG, AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan 65.000 rapid test antigen sebagai langkah antisipasi penularan Covid-19 kepada wisatawan di Jawa Barat. Pengetesan akan dilakukan di pintu-pintu masuk menuju Jabar.
“Jelang libur Natal dan Tahun Baru, kami akan melakukan operasi di pintu masuk Jawa Barat, dan kami akan menyiapkan rapid test antigen," Kata Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Uu Ruzhanul Ulum usai memimpin Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Mapolda Jabar, Selasa (22/12/2020)
AYO BACA : Reshuffle dan Pelantikan Kabinet Menteri Ikut Kuatkan Pembukaan IHSG
"Kalau ada yang positif, kami akan kembalikan ke daerah asal,” jelasnya.
Untuk melangsungkan tes masif tersebut, Pemprov Jabar akan menyiapkan sebanyak
AYO BACA : Analisis Pengamat Politik Tentang Reshuffle Sebagai 'Hadiah Akhir Tahun Jokowi' di Hari Ibu
Rinciannya, sebanyak 40.000 rapid test antigen berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara 25.000 sisanya berasal dari pengadaan Belanja Tak Terduga (BTT).
Oleh karenanya, Uu mengimbau agar masyarakat dapat mempertimbangkan kembali urgensi kunjungan masing-masing ke Jabar. Wisatawan yang kedapatan positif dalam tes masif akan diminta kembali pulang ke daerah asal.
"Makanya daripada dikembalikan, mending enggak ke Jabar lah. Nanti di beberapa titik akan ditentukan teknisnya, apakah di tol. Karena kalau kedapatan positif akan kita suruh balik lagi," ungkapnya.
Selain itu, Pemprov Jabar juga melarang perayaan Tahun Baru 2021 yang dapat menyebabkan kerumunan. Larangan tersebut berlaku untuk perayaan di dalam maupun luar ruangan. (Ayobandung/ Nur Khansa)
AYO BACA : Siap Dibikin Deg-degan, Film Asih 2 Segera Tayang!

Share this article
Rinciannya, sebanyak 40.000 rapid test antigen berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara 25.000 sisanya berasal dari pengadaan Belanja Tak Terduga (BTT).