JADWAL VAKSINASI COVID-19: Ini Beda Vaksin Program dan Vaksin Mandiri

JADWAL VAKSINASI COVID-19: Ini Beda Vaksin Program dan Vaksin Mandiri (ilustrasi)/setkab.go.id/Muchlis Jr

JADWAL VAKSINASI COVID-19: Ini Beda Vaksin Program dan Vaksin Mandiri (ilustrasi)/setkab.go.id/Muchlis Jr

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah memperkirakan jadwal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berlangsung pada Februari 2021. Pemberiaan vaksin yang diproduksi oleh Sinovac, perusahaan farmasi asal China, dilakukan dalam dua program.

Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), juga sudah merilis Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Namun, dalam ketentuan tersebut belum diatur tentang rincian waktu pemberian vaksin yang dilakukan dalam dua program.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang prioritas penerima vaksin Sinovac dalam petunjuk teknis Kemenkes di bagian perencanaan vaksinasi Covid-19:

PERENCANAAN VAKSINASI COVID-19

Dalam upaya peningkatan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata melalui peningkatan akses terhadap layanan imunisasi yang berkualitas dan sesuai standar, termasuk dalam rangka pelaksanaan pelayanan vaksinasi Covid-19 dibutuhkan proses perencanaan yang komprehensif.

Mikroplaning adalah proses penyusunan perencanaan pelaksanaan vaksinasi di masing-masing jenjang administrasi. Dengan perencanaan yang baik, kegiatan pelayanan vaksinasi diharapkan dapat berjalan dengan baik pula.

Dalam melaksanakan kegiatan pemberian vaksinasi Covid-19, mikroplaning disusun dengan memperhitungkan data dasar (jumlah fasilitas pelayanan kesehatan/pos vaksinasi, tenaga pelaksana, daerah sulit, dll).

A. PENTAHAPAN KELOMPOK PENERIMA VAKSIN

Menurut Roadmap WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE), karena pasokan vaksin tidak akan segera tersedia dalam jumlah yang mencukupi untuk mengimunisasi semua orang, maka ada tiga skenario persediaan vaksin untuk dipertimbangkan:

a. Tahap I ketersediaan vaksin yang sangat terbatas (berkisar antara 1–10% dari total populasi setiap negara) untuk distribusi awal

b. Tahap II saat pasokan vaksin meningkat tetapi ketersediaan tetap terbatas, (berkisar antara 11-20% dari total populasi setiap negara);

c. Tahap III saat pasokan vaksin mencapai ketersediaan sedang (berkisar antara 21–50% dari total populasi setiap negara).

Prioritas yang akan diimunisasi menurut Roadmap WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) adalah;

a. Petugas kesehatan yang berisiko tinggi hingga sangat tinggi untuk terinfeksi dan menularkan SARS-CoV-2 dalam Komunitas.

b. Kelompok dengan risiko kematian atau penyakit yang berat (komorbid).

c. Kelompok sosial / pekerjaan yang berisiko tinggi tertular dan menularkan infeksi karena mereka tidak dapat melakukan jaga jarak secara efektif (petugas publik).

Memperhatikan Roadmap WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) dan Rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), jumlah sasaran dan pentahapan dilakukan mempertimbangkan ketersediaan vaksin dan waktu kedatangan vaksin.

Jumlah target sasaran sejumlah 107.206.544 sasaran atau 67% dari sekitar 160 juta usia 18 – 59 tahun. Kebutuhan vaksin adalah 246.575.051 dosis termasuk wastage rate vaksin 15%, namun diharapkan wastage rate dapat lebih rendah lagi atau meningkatkan Indeks Pemakaian (IP) vaksin.

Dalam pelaksanaannya Vaksinasi dilakukan menggunakan 2 skema:

a. Vaksin Program dengan sasaran 32.158.276 orang yang membutuhkan 73,964.035 juta dosis. Ini sudah termasuk wastage rate vaksin 15%.

b. Vaksin Mandiri dengan sasaran 75.048.268 orang yang membutuhkan 172.611.016 dosis, termasuk wastage rate 15% (apabila kemasan vaksin multidose). Namun apabila single dose maka wastage rate akan berkurang bahkan sama dengan jumlah sasaran.

Kelompok penerima vaksin Covid-19 sebagai berikut :

1. tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada Fasilitas pelayanan kesehatan, TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan public lainnya.

2. tokoh masyarakat/agama, pelaku perekonomian strategis, perangkat daerah kecamatan, desa, RT/RW;

3. guru/tenaga pendidik dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi;

4. aparatur pemerintah pusat, daerah, dan legislatif;

5. peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan; dan

6. masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap yaitu tahap pertama pada tahun 2020 dan tahap selanjutnya pada tahun 2021.

Pendataan dan verifikasi kelompok sasaran dilakukan melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Penentuan jumlah sasaran per kelompok penduduk dilakukan melalui rekomendasi KPC-PEN. Hasil pendataan sasaran kemudian akan menjadi dasar perencanaan kebutuhan vaksin dan logistik vaksinasi

Indonesia sudah menerima vaksin anti Covid-19 dari Sinovac, perusahaan farmasi asal China, pada 6 Desember 2020. Namun, vaksinasi tidak dapat dilakukan segera karena masih membutuhkan persetujuan Emergency Use of Authorization (UEA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut keterangan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Menular Langsung, Ditjen P2P, Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin baru akan didistribusikan tiga pekan usai mendapatkan UEA dari BPOM dan fatwa halal dari MUI.

“Kepala BPOM Penny K Lukito mengestimasi memberikan EUA pada akhir Januari 2021, tetapi ini sangat tergantung pada hasil uji klinis. Kalau hasilnya cepat maka kita bisa juga bisa cepat (vaksinasi), tetapi untuk pelaksanaannya sudah disiapkan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” katanya saat berbicara di sebuah diskusi virtual bertema Setelah Vaksin Datang, Sabtu (12 Desember 2020) seperti dilansir republika.co.id.

Setelah menyelesaikan dua hal tersebut, PT Bio Farma akan mendistribusikannya ke tingkat provinsi kemudian ke tingkat kabupaten/kota. Kemudian baru ke fasilitas pelayanan kesehatan. “Jadi estimasinya dua sampai tiga pekan atau sekitar Februari. Insya Allah doakan.”

Menurut Siti, vaksinasi akan dilakukan pada 107 juta orang berusia 18 hingga 59 tahun dan membutuhkan 214 juta dosis. Hingga saat ini, pihaknya fokus memberikan vaksin di Jawa dan Bali.

Jawa dan Bali dipilih menjadi tempat pertama imunisasi Covid-19 karena kasus Covid-19 cukup tinggi di tujuh provinsi di dua pulau ini.  Kendati demikian, pihaknya lagi-lagi tak bisa memastikan kapan imunisasi Covid-19 bisa dilakukan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.