SURABAYA, AYOJAKARTA.COM – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya mengonfirmasi 36 pelajar SMP di Kota Surabaya positif Covid-19 setelah mengikuti swab test massal.
Dengan cepat, Satgas saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap mereka yang memiliki riwayat kontak erat dengan 36 siswa SMP yang dinyatakan positif Covid-19.
Kesemua siswa tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti tes swab massal yang diselenggarakan Pemkot Surabaya sebagai persiapan pembelajaran tatap muka.
"Satgas Covid-19 Surabaya langsung melakukan tracing pada siswa tersebut," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara dikonfirmasi, Selasa (1/12/2020).
AYO BACA : Covid-19 DKI Jakarta: Bertambah 1.058 Kasus Baru dengan 10.228 Kasus Aktif (Update 1 Desember 2020)
Febri mengaku belum berani menyimpulkan asal mula virus corona yang menyebabkan 36 pelajar terinfeksi. Menurutnya, tim tracing perlu mendalami aktivitas mereka selama 14 hari terakhir sebelum menjalani tes swab pada Rabu 25 November 2020.
Febri menegaskan, masih menelusuri siapa saja yang pernah kontak dengan para pelajar tersebut. Ia memastikan kondisi 36 siswa yang terpapar Covid-19 terus membaik. Mereka masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).
"Tentu keluarganya juga akan dilakukan tes juga. Karena kontak eratnya dari siswa yang positif ini," kata Febri.
Sementara untuk proses isolasi, Pemkot bakal memperhatikan hasil assesment. Artinya, jika rumah para pelajar tersebut dinilai memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, maka mereka boleh melalukan isolasi mandiri. Namun jika tidak memungkinkan, mereka harus menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo.
AYO BACA : Covid-19 Nasional: Bertambah 5.092 Kasus Baru dan 71.286 Angka Suspek (Update 1 Desember 2020)
Febri mengimbau, agar seluruh pihak dapat menyadari jika Covid-19 bukanlah aib. Meskipun tetap harus dihindari segala potensi penyebarannya. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat tetap mejalankan protokol kesehatan secara ketat.
"Kami mohon warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan," kata Febri.
Sebelumnya, Febri mengungkapkan adanya 36 pelajar SMP yang dinyatakan positif Covid-19. Puluhan pelajar yang positif itu masuk ke dalam bagian dari ribuan pelajar di 17 sekolah yang beberapa hari lalu menjalani tes swab massal yang digelar Pemkot Surabaya.
Tes swab massal digelar sebagai salah satu persiapan digelarnya pembelajaran tatap muka. Febri mengungkapkan, sebenarnya ada 4.760 pelajar kelas IX di 17 SMP Surabaya, yang dijadwalkan mengikuti tes swab massal yang digelar Pemkot Surabaya.
Namun nyatanya hanya sebanyak 3.627 pelajar yang mengikuti. Pelajar lainnya, ada yang memilih tes swab mandiri dan ada yang pula yang orang tuanya belum setuju digelarnya pembelajaran tatap muka.
AYO BACA : Data Berbeda, Ini 6 Daerah Zona Merah di Jabar (per 29 November)
![[Ilustrasi] Seorang pelajar memasuki bilik disinfektan dalam uji coba KBM tatap muka di Kota Solo. (Ayojakarata/Budi Cahyono)](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/1755657962447-bilik_disinfektan.jpg)
Share this article
Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya mengonfirmasi 36 pelajar SMP di Kota Surabaya positif Covid-19 setelah mengikuti swab test massal.