TEBET, AYOJAKARTA.COM - Miftachul Akhyar terpilih menjadi Ketua UMUM dalam Musyawarah Nasional (Munas) X Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia menggantikan posisi Maruf Amin yang kini menjadi Wakil Presiden RI.
Miftachul Akhyar merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Ia terpilih jadi Ketua Umum MUI periode 2020-2025.
Dalam mengemban tugas barunya, ia akan dihadapkan sejumlah persoalan seperti masalah ibadah haji serta kehalalan vaksin anti Virus Covid-19.
Dilansir Rol, KH Miftachul Akhyar lahir di Surabaya, 1 Januari 1953 (usia 67 tahun) Ia merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya.
AYO BACA : Gantikan Edhy Prabowo, Luhut Langsung Konsolidasi Pejabat di KP
Kyai Miftah merupakan putra kesembilan dari tiga belas bersaudara, dari KH. Abdul Ghoni, seorang pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah.
Ayah KH. Miftachul Akhyar merupakan karib KH. M. Usman al-Ishaqi Sawahpulo saat sama-sama nyantri kepada KH. Romli di Rejoso, Jombang.
Sosoknya bisa dibilang memiliki penguasaan ilmu agama luas dan hal ini membuat kagum Syekh Masduki Lasem, sehingga beliau diambil menantu oleh oleh gurunya yang terhitung sebagai mutakharrijin (alumnus) istimewa di Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur.
Jika KH Maruf Amin pernah meraih gelar sarjana di bidang Filsafat Islam dari Universitas Ibnu Khaldun di Bogor, Jawa Barat.
Kyai Miftah tercatat pernah ‘nyantri’ di beberapa pesantren ternama di Indonesia, di antaranya Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan; Pondok Pesantren Al-Anwar Lasem, hingga Sarang Jawa Tengah.
AYO BACA : Kesedihan Penggemar Melepas Diego Maradona

Share this article
Ia terpilih jadi Ketua Umum MUI periode 2020-2025