TEBET, AYOJAKARTA.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menyatakan, sisa anggaran BLT atau BSU yang tidak mencapai target awal sebanyak 15,7 juta pekerja akan dikembalikan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk disalurkan ke guru dan tenaga pendidik honorer di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Akhir Oktober 2020, Kemenag telah mengusulkan 864 ribu guru dan tenaga kependidikan (GTK) non-PNS (honorer) tahun anggaran 2020 untuk menerima BLT atau BSU. Usulan tersebut diajukan kepada Menko Bidang Perekonomian pada 19 Oktober 2020.
Dari usulan tersebut, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain mengatakan, sebanyak 745 ribu data guru dan tenaga pendidik honorer yang tervalidasi BP Jamsostek sebagai calon penerima BLT atau BSU.
“Alhamdulillah, proses validasi oleh BP Jamsostek selesai. Ada 745 ribu guru, tenaga kependidikan, dan dosen non-PNS binaan Kemenag yang tervalidasi,” ujar Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020).
“Saat ini, hasil validasi BP Jamsostek sedang diajukan ke Kemenkeu untuk mendapatkan bantuan subsidi gaji,” sambungnya.
Menurut Zain, bersamaan dengan pengajuan hasil validasi BP Jamsostek ke Kemenkeu, pihak Itjen Kemenag selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) melakukan review sebagai bagian dari pengawasan internal.
"Kita semua berkewajiban mengawal program ini dari hulu sampai hilir. Bantuan ini sebagai wujud keperpihakan pemerintah kepada warganya, terlebih di tengah pandemi Covid 19," ujarnya.
Sementara itu, dari pihak Kemendikbud sampai saat ini masih belum memberikan komentar dan informasi terkait progres data guru dan tenaga pendidik yang tervalidasi BP Jamsostek untuk disalurkan dana subsidi gaji.
Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Evy Mulyani, belum bisa menjelaskan terkait perkembangan data guru dan tenaga pendidik honorer sebagai calon penerima BLT atau BSU.
“Mohon menunggu secara resmi untuk dirilis, kami akan kabari,” ujar Evy dalam pesan singkatnya kepada Ayojakarta, Kamis (5/11/2020).
Sejauh ini belum diketahui bagaimana mekanisme penyaluran BLT atau BSU kepada guru honorer. Sebagai perbandingan, berikut ini aluran pencairan bantuan pemerintah kepada pekerja dan buruh formal yang tercatat sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta:
1. Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BP Jamsostek, dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.
2. HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja kepada BP Jamsostek.
3. BP Jamsostek melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dalam tiga tahap.
4. Setelah tiga tahapan validasi selesai, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.
5. Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja, Kemnaker memiliki kesempatan sampai empat hari untuk melakukan check list.
6. Selesai checklist, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
7. KPPN menyalurkan BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).
8. Bank Himbara lantas menyalurkan BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta termasuk BCA.
Dengan mengikuti alur tersebut, untuk para guru agama bukan PNS (honorer) sebagai calon penerima BLT Rp1,2 juta yang memiliki rekening bank swasta termasuk Bank BCA dipastikan membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui transfer antarbank. Penjelasan tentang hal itu berulang kali disampaikan oleh Bank BCA melalui akun Twitter resmi mereka @HaloBCA dalam berbagai kesempatan.
Lantas bagaimana cara cek BLT atau BSU guru honorer? Simak langkah berikut ini:
a. Kalian dapat login di https://info.gtk.kemdikbud.go.id/
Situs ini resmi milik kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemdikbud)
INFO GTK adalah Info validasi data guru yang fungsinya hanya untuk membantu guru menampilkan data dari sekolah, jika ada kesalahan data, proses perbaikannya melalui aplikasi dapodik di sekolah masing-masing.
b. Untuk membuka Info GTK gunakan account PTK yang sudah diverifikasi:
1. Pastikan menggunakan email yang aktif
2. Tidak diperkenankan menggunakan email orang lain
3. Pengaturan ulang akun dapat melalui Manajemen Dapodik
c. Setelah masuk di laman info.gtk.kemdikbud.go.id. Jika ada tampilan tabulasi di bagian paling bawah tertulis Pembayaran insentif guru bukan PNS. Jika kalian masuk daftar calon penerima maka akan ada tampilan dalam daftar yang mencantumkan nama bank penyalur misalnya BNI, tetapi di dalam tabulasi tersebut belum ada nama cabang banknya dan nominalnya belum tertera.
d. Bagi kalian yang belum menerima tampilan tabulasi seperti yang dijelaskan, jangan khawatir. Ditunggu saja satu hingga satu minggu dan cek secara berkala, ya.
AYO BACA : PENCAIRAN BLT (BSU) GURU HONORER: Cair Minggu Ini? Begini Kata Kemenag

Share this article
“Saat ini, hasil validasi BP Jamsostek sedang diajukan ke Kemenkeu untuk mendapatkan bantuan subsidi gaji,” sambungnya.