TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah terus menggodok rencana penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) Rp1,2 juta untuk guru honorer dan tenaga pendidik honorer di lingkup Kemendikbud dan Kemenag. Namun, kapan kepastian tanggal pencairan dana bantuan?
Direktur Pelaksanaan Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sudarso mengatakan, proses kajian itu dilakukan Kemendikbud serta Kemenag. Menurutnya, pemerintah akan segera menyalurkan BLT atau BSU setelah finalisasi rampung.
"Saat ini, Kemendikbud dan Kementerian Agama sedang merumuskan dan melakukan finalisasi untuk penyaluran program bantuan subsidi gaji bagi guru, dosen, dan tenaga kependidikan," katanya dalam webinar di YouTube Kemenkeu RI, Selasa (20/10/2020).
Sudarso tidak menjabarkan progress lebih lanjut terkait BLT atau BSU untuk guru honorer tersebut. Menurutnya, penyaluran bantuan akan menambah jumlah penerima BLT atau BSU yang sebelumnya hanya menyasar kalangan pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta.
"Untuk melengkapi melengkapi subsidi gaji yang disalurkan Kementerian Ketenagakerjaan," ujarnya.
Semula, pemerintah menargetkan sebanyak 15,7 juta pekerja dan buruh formal akan menerima dana dari BLT atau BSU Rp1,2 juta. Namun, setelah dilakukan validasi dan verifikasi hanya 12,41 juta calon penerima yang lolos.
Dengan begitu, tersisa anggaran untuk sekitar 3,5 juta calon penerima. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebutkan sisa anggaran penyaluran dana BLT atau BSU yang tidak mencapai target awal itu akan diserahkan kembali ke kas negara.
AYO BACA : Diduga Kelompok Anarko Sindikalis, 270 Orang Diamankan Polisi

Share this article
Sudarso tidak menjabarkan progress lebih lanjut terkait BLT atau BSU untuk guru honorer tersebut. Menurutnya, penyaluran bantuan akan menambah jumlah penerima BLT atau BSU yang sebelumnya hanya menyasar kalangan pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta.