KABUPATEN KARAWANG, AYOJAKARTA.COM - Kawasan industri dan perusahaan yang berada di Kabupaten Karawang Jawa Barat ternyata sebagian besar tidak menerapkan protokol kesehatan. Itu diungkapkan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Karawang, Yerry Yanuar.
Yerry mengatakan, dalam temuan fakta di lapangan yang ia peroleh, ada 80% perusahaan tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19. Sehingga tidak heran jika klaster industri menjadi bom waktu pada kasus penambahan pasien yang terkonfirmasi positif di Karawang.
Atas hal itu, Yerry meminta agar perusahaan membuat prosedur standar atau SOP untuk pencegahan wabah corona di tempat kerja, serta diterapkan.
Ia menegaskan perusahaan harus membuat aturan yang sesuai dengan rutinitas serta jenis sektor usaha yang dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona antarkaryawan. Setiap perusahaan juga harus melihat besar kecil risiko penularan di tempat kerja.
AYO BACA : Siapa Saja yang Berhak Menerima Subsidi Bunga KPR dan KKB? Berikut Daftarnya!
Selain itu, kata dia, perusahaan juga harus memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat. Ia meminta perusahaan rutin melakukan pengawasan terhadap lingkungan tempat kerja.
"Paling tidak di perkantoran, misalnya di perkantoran pemerintah ada di bagian kepegawaian dan bagian umum yang harus mempersiapkan ini," ujarnya saat memberi sambutan dalam acara Sosialisasi Penanganan Covid-19 dan Deklarasi Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Akhsaya Hotel, Kamis (1/10/2020).
Selanjutnya, perusahaan juga perlu melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus korona kepada karyawan. Edukasi adalah hal yang penting, karena banyak karyawan yang tidak mengerti tentang pencegahan penularan korona. Perusahaan dapat bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat dalam memberikan edukasi terkait Covid-19.
"Tempat kerja harus melakukan sosialisasi dan edukasi pekerja terkait karena seringkali kita sering kali menemukan para pekerja kurang paham," kata dia.
Dalam kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 52 perusahaan dari 7 kawasan industri di Karawang. Diharapkan ke depannya perusahaan benar-benar menjalankan anjuran pemerintah untuk semakin menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan industri.
AYO BACA : Berapa Subsidi Bunga untuk Debitur KPR dan Kredit Kendaraan Bermotor? Ini Besarannya

Share this article
Sehingga tidak heran jika klaster industri menjadi bom waktu pada kasus penambahan pasien yang terkonfirmasi positif di Karawang.