TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Bagi kalian yang menanti ditransfer dana subsidi upah tahap kedua sebanyak Rp1,2 juta, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah beberkan progres pencairan program tersebut.
Ida Fauziyah menjanjikan pencairan bantuan subaidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) tahap kedua kepada 3 juta karyawan masih dalam proses.
"Tahap kedua secara sistem sudah diserahkan. Yang kami butuhkan sekarang adalah penyerahan berita acara dan surat pernyataan bahwa data itu adalah benar adanya, data itu valid. Itu yang dibutuhkan sebagai dasar kami untuk melakukan meneruskan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)," kata Ida dalam siaran pers di Youtube Kemnaker, Rabu (2/9/2020).
Ida memastikan bahwa bantuan subsidi upah senilai Rp600 ribu per bulan selma empat bulan itu bakal tetap disalurkan pada pekan ini.
"Jadi, kami sedang minta BPJamsostek untuk melengkapi. Sudah diserahkan secara sistem, yaitu 3 juta lebih banyak dari tahap pertama. Tinggal kita tunggu surat pernyataan dari BPJamsostek, karena itu yang diatur dalam peraturan menteri. Kami ingin kesesuaian dengan aturan main yang ada," ucapnya.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan akhir September 2020, seluruh BSU atau BLT kepada 15,7 juta pekerja formal dan pegawai honorer berpenghasilan di bawah Rp5 juta selesai disalurkan.
Namun, pemerintah tetap menagih data serta nomor rekening pekerja yang diembankan kepada BPJamsostek.
"Kita berharap akhir September. Tentu kami sangat berharap BPJamsostek mempercepat data nomor rekening dari teman-teman pekerja yang belum menyerahkan. Jadi, masih banyak yang belum menyerahkan nomor rekening," ujarnya.
Pemerintah memang memberikan tenggat waktu bagi pekerja yang belum menyerahkan nomor rekening, serta pengoreksian kembali data yang dikembalikan BPJamsostek kepada pemberi kerja hingga 15 September 2020.
"Berharap sekali teman-teman pekerja yang memang sebagai peserta BPJamsostek memenuhi syarat kami minta untuk menyerahkan nomor rekeningnya," kata Menaker Ida.
Sebelumnya, Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto mengatakan dari jumlah target calon penerima BSU atau BLT sebanyak 15,7 juta, saat ini telah terkumpul sebanyak 14,2 juta nomor rekening dan telah melalui validasi berlapis sampai dengan tiga tahap.
"Hingga jumlah data yang tervalidasi mencapai 11,3 juta. Dari jumlah tersebut, telah kami serahkan sebanyak total 5,5 juta data peserta dalam dua tahap," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2020).

Share this article
Bagi kalian yang menanti ditransfer dana subsidi upah tahap kedua sebanyak Rp1,2 juta, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah beberkan progres pencairan program tersebut.