MEDAN, AYOJAKARTA.COM - Tokoh agama Tarekat Satariyah, Sofyan Suri mengatakan, puluhan jamaahnya baru melaksanakan Salat Id dalam perayaan Iduladha hari ini, Sabtu (1/8/2020). Itu berdasarkan hasil penghitungan ilmuwan yang dipercaya sejak dahulu.
Sofyan mengatakan, pelaksanaan iduladha tersebut merupakan hasil perhitungan menggunakan ilmu yang diwarisi secara turun-temurun oleh para guru.
"Hari ini kami dari jamaah Tarekat Satariyah melaksanakan Salat Id, berdasarkan penghitungan secara keilmuan yang sudah turun-temurun dilakukan," jelas Sofyan Suri, Sabtu (1/8/2020).
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan salat Iduladha di wilayah Sumatera Utara dilaksanakan masing-masing majelis. Untuk Medan, salat Id digelar di Masjid Raya Syekh Burhanuddin yang terletak di Jalan Rawa Dua, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.
AYO BACA : Lebih Cepat Sehari, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang Rayakan Iduladha
"Penetapan Iduladha kami pelajari langsung dari Syekh Burhanuddin Ulakan asal Sumatera Barat," ungkapnya.
Metode penetapan, lanjutnya, dengan menghitung kalender Islam, yang diawali penentuan satu Zulhijjah. Selanjutnya, dihitung sepuluh hari kemudian untuk mendapatkan waktu tibanya hari raya Iduladha.
Setelah menjalankan salat Id, jamaah Tarekat Satariyah juga melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa dua ekor lembu yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar masjid.
"Ilmu ini diwarisi dari Sayyidina Ali yang diterapkan oleh Tuan Guru Tarikat Satariyah yaitu Syekh Burhanuddin Ulakan," tutupnya.
![Jamaah Tarekat Satariyah gelar Salat Id pada Sabtu (1/8/2020) di Medan [Suara.com/Muhlis].](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/tarekat-satariyah.jpg)
Share this article
"Penetapan Iduladha kami pelajari langsung dari Syekh Burhanuddin Ulakan asal Sumatera Barat," ungkapnya.