CIREBON, AYOJAKARTA.COM – Dua tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Gunungsari dan seorang ASN pada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kota Cirebon terkonfirmasi Covid-19, Kamis (16/7/2020).
Ketiganya tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon. Otoritas penanganan Covid-19 Kota Cirebon pun langsung menggelar uji swab bagi nakes dan tenaga pendukung di Puskesmas Gunungsari.
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menyebutkan, hari ini terjadi penambahan 3 kasus positif di Kabupaten Cirebon.
"Ada tambahan 3 kasus, masing-masing kasus ke-27 dan kasus ke-28, merupakan nakes yang bekerja di Kota Cirebon, serta kasus ke-29 yang merupakan PNS di Kota Cirebon," ungkapnya, Kamis (16/7/2020).
Seluruhnya diketahui berjenis kelamin laki-laki. Dari ke-3 orang itu, 2 nakes, masing-masing berusia 48 tahun dan 38 tahun, terdeteksi positif dari hasil swab massal terhadap nakes se-Kota Cirebon.
Sementara, kasus ke-29 yang berusia 58 tahun terkonfirmasi positif setelah menjalani rapid test. Dalam rapid test itu PNS tersebut diketahui reaktif.
"Yang bersangkutan menjalani rapid test untuk kepentingan perjalanan dinas," ujarnya.
Hasil rapid test itu membuat PNS tersebut harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Pada hari terakhir, sang pasien menjalani uji swab dan diketahui positif.
"Saat ini, yang bersangkutan sudah menjalani isolasi mandiri," cetusnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto memastikan, penelusuran (tracing) terhadap para kontak erat ke-3 pasien positif asal Kabupaten Cirebon yang bekerja di lingkungan Pemkot Cirebon itu telah dilakukan.
"Hari ini dilakukan swab terhadap para nakes dan tenaga pendukung di Puskesmas Gunungsari," terangnya.(Erika Lia)

Share this article
Dua tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Gunungsari dan seorang ASN pada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kota Cirebon terkonfirmasi Covid-19, Kamis (16/7/2020).