AYO BACA : 14 Pedagang di Pasar Rawasari Jakpus Positif Covid-19
AYO BACA : Pemprov Jabar Gelar Tes Cepat COVID-19 di 700 Pasar untuk Cegah Gelombang Kedua
BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Setelah satu orang pedagangnya dinyatakan positif Covid-19, Pasar Leuwipanjang Bandung ditutup sementara. Penutupan tersebut akan berlangsung selama 14 hari, merujuk pada masa waktu inkubasi virus SARS-CoV-2.
Kepala Pasar Leuwipanjang Ifan Fajar mengatakan, penutupan dimulai sejak hari ini, Kamis (11/6/2020). Dia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan para pedagang untuk menutup operasional pasar.
"Penutupan mulai dari hari ini, tidak ada aktivitas sampai 14 hari ke depan. Ini menurut perintah ya," ungkapnya di Pasar Leuwipanjang.
Dia tidak menampik bahwa penutupan tersebut menimbulkan protes di kalangan pedagang. Namun, dia meyakini bahwa hal tersebut adalah keputusan yang perlu dilakukan untuk kebaikan bersama.
"Kita sempat juga ada duduk bersama antara PD Pasar dan perwakilan pedagang. Ini kan musibah, siapa yang mau seperti ini. Kita sama-sama legawa dulu, komitmen," ungkapnya.
"Dengan penutupan ini maka pedagang juga bisa isolasi mandiri, bisa lebih sehat," lanjutnya
Ifan juga mengimbau agar para pedagang di Pasar Leuwipanjang ke depannya bisa senantiasa menjaga protokol kesehatan yang diperlukan. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan baik pedagang maupun pembeli.
"Ketika sehat maka warga yang mau belanja juga aman dan nyaman, pedagang juga aman. Tinggal bagaimana disiplin menjaga protokol kesehatan," ungkapnya. (Nur Khansa)
AYO BACA : Terpapar Corona, Tiga Pasar Tradisional di Kota Semarang Ditutup

Share this article
Setelah satu orang pedagangnya dinyatakan positif Covid-19, Pasar Leuwipanjang Bandung ditutup sementara.