Bencana Longsor Rusak 37 Makam di TPU Cikutra Bandung

Kondisi makam di TPU Cikutra, Kota Bandung rusak akibat longsor, Sabtu (2/5/2020). (Ayobandung.com)

Kondisi makam di TPU Cikutra, Kota Bandung rusak akibat longsor, Sabtu (2/5/2020). (Ayobandung.com)

AYO BACA : Hujan Deras, Puluhan Makam di TPU Cikutra Bandung Longsor

AYO BACA : 2 Orang Tewas Tertimbun Longsor di Kaki Gunung Sanggabuana Bogor

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Bukan kali pertama Soni, salah satu petugas TPU Cikutra Bandung, bekerja memindahkan makam yang terdampak longsor di kompleks pemakaman tersebut.

Sejak pukul 06.00 WIB, Sabtu (2/5/2020), Soni dan rekan-rekannya sesama petugas makam berupaya menangani sejumlah makam yang roboh di blok E2, yang berbatasan langsung dengan anak Sungai Cidurian.

Dia mengatakan, peristiwa longsor di TPU Cikutra yang disebabkan oleh hujan deras sejak satu hari sebelumnya ini bukanlah yang terparah. Peristiwa longsor memang kerap terjadi di area tersebut terutama  hujan deras tiba.

"Sudah beberapa kali seperti ini, kalau hujan deras di sini memang rentan longsor," ungkapnya ketika ditemui Ayobandung.com, jaringan AyoMedia, di sela pekerjaannya.

Siang itu, Soni juga sekaligus diminta untuk menghubungi para keluarga pemilik makam yang rusak. Fokusnya beberapa kali berpindah antara telepon genggamnya, dan sejumlah keluarga yang mulai berdatangan meninjau makam sejak pagi.

Hingga pukul 13.30, Soni dan rekan-rekannya telah berhasil memindahkan 10 makam dari blok E2 ke blok G, area yang relatif lebih aman dari ancaman longsor. Proses evakuasi dan identifikasi makam yang terdampak masih terus berjalan hingga sore menjelang.

"Warga yang makam keluarganya rusak sebisa mungkin dihubungi. Sejak pagi tadi sudah pada ngelihat ke sini," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan Camat Cibeunying Kaler, Suardi, total ada 37 makam yang terdampak longsor. Makam yang terdampak tersebut berada di tiga area pemakaman, yakni blok E2, blok F, dan satu area tanah wakaf yang berada di seberang pemakaman blok F.

"Seluruhnya akan dipindahkan ke blok G, baik makam yang sudah tergerus ataupun yang berpotensi longsor," ungkap Suardi.

Dari pantauan Ayobandung.com, blok E2 adalah titik yang paling terdampak. Sejumlah makam nampak roboh bersamaan dengan tanah yang amblas ke arah sungai. Batu makamnya masih berserakan di area amblasan tanah.

Begitu pula tanah wakaf yang terletak berseberangan dengan blok F. Tanah pemakaman tersebut menyerupai bukit dengan ketinggian kurang lebih 20 meter, berundak-undak dan terbilang curam.

Soni menyebutkan tanah wakaf tersebut sempat beberapa kali amblas meskipun tidak selalu merusak makam yang ada di atasnya.

Suardi mengatakan, longsor ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sebagian besar Kota Bandung, tak terkecuali daerah Cikutra sejak Jumat (1/5/2020). Hujan tersebut menyebabkan volume air anak Sungai Cidurian meluap dengan arus yang deras.

"Sehingga menggerus kirmir sungai dan menyebabkan makam ambrol," ungkapnya.

Bahkan, dia menyebutkan, beberapa hari sebelum bulan puasa, salah satu area di TPU Cikutra juga sempat longsor sebanyak 2 kali. Beruntung, longsor tersebut dapat segera ditangani lewat kerjasama warga RW 2 Kelurahan Neglasari bersama para petugas yang berjaga.

Hanyut Tak Dikenali

Sejak siang hari ini, warga Kota Bandung juga sempat dibuat ramai oleh sebuah video berdurasi kurang dari satu menit yang memperlihatkan sebuah mayat hanyut di aliran Sungai Cidurian, tak jauh dari Kampus Widyatama. Warga menduga mayat tersebut merupakan salah satu mayat yang terimbas longsor dari TPU Cikutra.

Kepala UPT Wilayah 3 Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, Sumpena membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan pihaknya belum mengetahui asal lokasi makam jasad tersebut.

"Itu salah satu jenazah yang makamnya rusak. Tapi kita belum tahu makam mana, di blok yang mana," ungkapnya.

Dia menyebutkan, jasad tersebut hanyut terbawa aliran Sungai Cidurian. Pihaknya menemukan jasad tersebut di kawasan Cipada.

"Sekarang sudah dimakamkan kembali," jelasnya.

Suardi juga membenarkan hal tersebut. Namun, pihaknya juga belum dapat memastikan identitas jasad yang hanyut tersebut.

"Belum bisa dipastikan dari mana titiknya. Di blok E2 juga kan ada 4 makam yang batu nisan-nya hanyut, jadi tidak bisa dipastikan jenazah siapa," ungkap Suardi. (Nur Khansa)

AYO BACA : Empat Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Bulukamba

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara