TEBET, AYOJAKARTA. COM -- Mutasi dan promosi jabatan yang baru berlangsung di Polri telah melalui penilaian yang obyektif.
"Mutasi dan promosi adalah anggota terbaik Polri yang sudah melalui proses penilaian obyektif, sistem urut kacang dan tradisi kepemimpinan di Polri," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Argo Yuwono, dalam siaran pers, Sabtu (2/5/2020).
Dia menegaskan bahwa Kapolri Jenderal Idham Azis berkomitmen bahwa faktor kedekatan pada atasan tidak lagi menentukan pangkat dan jabatan.
"Kapolri Jenderal Idham Azis telah menyatakan kepada seluruh anggota Polri tidak ada lagi menghadap, sowan-sowan dalam mencari jabatan. Tunjukkan prestasimu karena kelak Polri yang mencarimu," tutur Argo.
Menurut dia, seluruh anggota Polri dari bintara sampai dengan perwira tinggi adalah anak buah Kapolri Idham Azis yang memiliki semangat Promoter (profesional, modern dan terpercaya).
Surat Telegram Nomor: ST/1377 - 1380/V/KEP./2020 dan ST/1381 - 1383/V/KEP./2020 tertanggal 1 Mei 2020 berisi keputusan Kapolri Jenderal Idham Azis merombak besar-besaran posisi sejumlah perwira tinggi dan menengah.
Mereka yang dimutasi antara lain, Wakalemdiklat Polri Irjen Boy Rafli Amar menjadi Kepala BNPT.
Kepala BNPT sebelumnya, Komjen Suhardi Alius, dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bareskrim Polri.
Irjen Pol Luki Hermawan, sebelumnya menjabat Kapolda Jatim, diangkat sebagai Wakalemdiklat Polri.
Sahlisosbud Kapolri, Irjen Fadil Imran, dimutasi menjadi Kapolda Jatim.
Kapolda Kepri, Irjen Andap Budhi Revianto, ditunjuk menjadi Irjen Kemenkum HAM. Irjen Aris Budiman yang sebelumnya menjabat Ketua STIK Lemdiklat Polri dipercaya menempati posisi yang ditinggalkan Andap.
Kapolda Kalsel, Irjen Yazid Fanani, dimutasi menjadi Ketua STIK Lemdiklat Polri.
Irjen Nico Afinta yang sebelumnya menjabat Sahlisospol Kapolri diangkat menjadi Kapolda Kalsel.
Kapolri juga memutasi Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza, menjadi Kabaintelkam Polri menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto yang diangkat menjadi Irwasum Polri.
Komjen Agung Budi Maryoto menggantikan posisi Irwasum Polri, Komjen Moechgiyarto, yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Ahmad Luthfi, diangkat ke jabatan baru sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Share this article
Surat Telegram Nomor: ST/1377 - 1380/V/KEP./2020 dan ST/1381 - 1383/V/KEP./2020 tertanggal 1 Mei 2020 berisi keputusan Kapolri Jenderal Idham Azis merombak besar-besaran posisi sejumlah perwira tinggi dan menengah.