SALATIGA, AYOSEMARANG.COM – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kehilangan aset besar atas meninggalnya Arief Budiman. Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara SE MSc PhD, memiliki kenangan secara pribadi dengan Arief Budiman.
“Bagi saya, Pak Arief adalah seorang intelektual yang berkarakter kuat. Dia duduk di atas prinsip apa yang benar, katakan benar, demikian juga yang keliru. Dia akan menyatakan secara apa adanya, terbuka. Itu ciri-ciri intelektual yang berintegritas,” kata Neil Semuel kepada AyoSemarang, jaringan AyoMedia, saat dihubungi, Kamis (23/4/2020).
AYO BACA : Arief Budiman, Kakak Soe Hok Gie Dimakamkan Hari Ini
Selain memiliki integritas dan berkarakter kuat, Arief Budiman adalah sosok yang humble dan sangat dekat dengan siapa pun, tanpa memandang jarak dan status sosial.
“Beliau juga orang yang tidak mau berjarak dari orang lain, termasuk dekat dgn mahasiswa-mahasiswanya. Dia tidak merasa sebagai intelektual yang punya reputasi kuat, lalu seperti menara yang berjarak dari yang lain. Sangat humble,” tuturnya mengenang.
AYO BACA : Prof Arief Budiman Tutup Usia, Indonesia Kehilangan
Yang selalu Neil ingat dari sosok Arief Budiman, yakni sikap kekritisannya dalam statusnya sebagai intelektual. Dia, kata Neil, pada masa yang tidak mudah untuk mengekpresikan pikiran kritis secara terbuka di masa rezim Orde Baru.
“Jangan tanya tetang kekritisian dalam statusnya sebagai intelektual. Pak Arief adalah pribadi yang seolah bisa melawan arus dan gelombang. Dia tetap tidak kehilangan kompas moralnya untuk menyampaikan pandangannya atas realitas persoalan-persoalan berbangsa,” tegasnya.
“Beliau juga intelektual yang dapat menyampaikan pemahamannya tentang sesuatu yang kompleks dengan cara yang dapat dimengerti oleh kebanyakan orang,” sambungnya.
Neil menambahkan Arief Budiman memiliki kontribusi besar tidak hanya untuk UKSW, tapi juga kehidupan politik, berbangsa, dan bernegara. Pemikirannya sangat relevan sepanjang zaman. UKSW, kata dia, sangat kehilangan atas meninggalnya salah satu tokoh petisi Manifesto Kebudayaan (Manikebu) itu.
“Seorang yang besar jiwanya, hadir dalam realitas-realitas yang kadang tidak semua orang mau take risks. Bagi Indonesia, terutama UKSW, Pak Arief itu aset penting. Tidak setiap generasi melahirkan tokoh semacam Pak Arief,” tutupnya. (Budi Cahyono)

Share this article
Selain memiliki integritas dan berkarakter kuat, Arief Budiman adalah sosok yang humble dan sangat dekat dengan siapa pun, tanpa memandang jarak dan status sosial.