JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, mengatakan bahwa stok kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) masih aman.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying akibat ditemukannya dua pasien positif virus corona di Indonesia.
"Masyarakat khawatir sulit untuk ke luar rumah sehingga terjadi kepanikan dalam berbelanja bahan pokok. Namun, saya imbau agar masyarakat berhati-hati dalam mengambil sikap, termasuk untuk tidak melakukan panic buying," kata Mendag melalui keterangan resminya, Selasa (3/3/2020).
Mendag menjamin ketersediaan bapokting dengan harga yang stabil. Guna menjamin pasokan, Kemendag telah mengeluarkan persetujuan impor (PI) untuk beberapa komoditas yang memerlukan tambahan stok.
Untuk komoditas bawang putih, Kemendag telah menerbitkan surat persetujuan impor sebanyak 25.829 ton. Sedangkan izin impor untuk gula kristal mentah (GKM) yang digunakan sebagai bahan baku gula kristal putih (GKP) untuk konsumsi telah diterbitkan sebanyak 438.802 ton yang dapat memenuhi kebutuhan hingga Mei 2020.
Kemendag juga telah menerbitkan Permendag 10/2020 tentang “Larangan Impor Sementara Binatang Hidup dari Tiongkok” guna meminimalisasi penyebaran COVID-19 melalui kegiatan importasi.
Pemerintah menetapkan pelarangan impor jenis binatang hidup yang berasal dari Tiongkok atau transit di Tiongkok ke dalam wilayah Indonesia. Namun pelarangan tersebut sifatnya sementara sampai wabah COVID-19 mereda.
"Untuk itu, pemerintah mengajak masyarakat tetap tenang, tidak perlu belanja berlebihan dan selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.

Share this article
Mendag menjamin ketersediaan bapokting dengan harga yang stabil.