JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Jokowi sudah mengumumkan 38 orang pembantunya dalam Kabinet Indonesia Maju, di tangga Istana Negara, Jakarta.
Jokowi mengumumkannya didampingi Wakil Presiden Maruf Amin dan 38 orang menteri dan pejabat setingkat menteri yang akan dilantik beberapa saat lagi.
Ada beberapa pesan yang disampaikan Jokowi setelah menyebut satu per satu nama para calon menteri.
Pesan pertama, jangan korupsi.
"Ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi," tegasnya.
Kedua, tidak boleh ada visi misi menteri. Yang ada hanya visi misi presiden.
AYO BACA : Ini Personel Lengkap Kabinet Indonesia Maju
Ketiga, semua pembantu presiden harus kerja cepat, kerja keras dan kerja yang produktif.
Pesan keempat, para menteri tidak boleh terjebak rutinitas kerja yang monoton.
Lalu, kerja berorientasi pada hasil nyata.
"Kemarin di dalam pelantikan sudah saya sampaikan tugas kita bukan hanya menjamin 'sent' tapi 'delivered'," kata Presiden.
Pesan keenam, selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya.
"Terakhir, semua harus serius dalam bekerja, saya pastikan yang tidak serius bekerja, yang tidak sungguh-sungguh hati-hati bisa saya copot di tengah jalan," ancam Presiden.

Share this article
Pesan pertama, jangan korupsi. Kedua, tidak boleh ada visi misi menteri. Yang ada hanya visi misi presiden.