JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Jayawijaya bersama Tim Peduli Umat Jayawijaya telah mendirikan posko gabungan untuk membantu korban kerusuhan Wamena yang terjadi beberapa waktu lalu.
AYO BACA : Hari Ini, Hercules TNI AU Angkut 150 Pengungsi Wamena ke Surabaya dan Makassar
Hal ini dikemukakan Ketua BSMI Cabang Jayawijaya, Muhammad Safrul Wijaya. Posko Gabungan telah menghimpun 1,5 ton beras serta bahan makanan pokok lainnya dan siap didistribusikan ke titik-titik pengungsi di Wamena.
Safrul menyebut saat ini suasana di Wamena berangsur kondusif. Warga di tengah kota sudah mulai kembali ke rumah dan membersihkan puing-puing bekas kerusuhan. Namun, lanjut Safrul, warga di daerah pinggiran belum sepenuhnya kembali ke rumah. Mereka biasanya kembali ke rumah untuk membersihkan puing pada siang hari dan malam harinya menginap di kerabat yang ada di kota.
AYO BACA : 300 Pengungsi dari Wamena Diangkut Pesawat Hercules ke Sentani
"Pengungsi berangsur berkurang. Hingga saat ini sudah 250 KK yang mendapat santunan dari Posko Gabungan Tim Peduli Ummat Jayawijaya. Pengungsi yang bertahan adalah warga yang kehilangan rumah ataupun tempat usaha," papar Safrul di Wamena, Jumat (4/10/2019).
Safrul menambahkan, saat ini BSMI Jayawijaya mulai memetakan bantuan untuk tahap rehabilitasi yakni membangun rumah-rumah warga yang hancur dan rusak. Menurut dia, pemerintah daerah juga sudah mendata rumah-rumah warga yang terkena dampak.
"Kita berharap Wamena kembali tersenyum kembali. Banyak relawan BSMI yang lahir dan besar di sini sehingga tidak meninggalkan tanah kelahirannya. Kami ingin Wamena bangkit seperti sediakala," ujar Safrul.
Safrul mengisahkan, beberapa relawan BSMI juga turut menjadi korban dalam peristiwa pilu tersebut. Salah seorang relawan Bulan Sabit Merah Remaja (BSMR) ada yang rumahnya hangus terbakar.
"Meski menjadi korban tetapi sejak hari pertama hingga sekarang para relawan ikut terjun membantu saudara-saudara yang lain tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras. Ini bukti Wamena bersatu dan kuat," papar Safrul.
AYO BACA : Ridwan Kamil Segera Pulangkan 50 Warganya dari Wamena

Share this article
Pengungsi berangsur berkurang. Hingga saat ini sudah 250 KK yang mendapat santunan dari Posko Gabungan Tim Peduli Ummat Jayawijaya. Pengungsi yang bertahan adalah warga yang kehilangan rumah ataupun tempat usaha