JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Derasnya kritik dan ketidakpercayaan masyarakat seharusnya memacu anggota MPR/DPR/DPD RI periode 2019-2024 untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negaranya.
"Di tengah kritik keras dan demostrasi protes kepada DPR periode 2014-2019, parlemen periode baru harus bisa menjadi cerminan evaluasi untuk memperbaiki kinerja parlemen di masa mendatang," kata pengamat politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Andriadi Achmad, Jumat (4/10/2019).
Direktur Eksekutif Nusantara Institute Political Communication Studies and Research Center (PolComm SRC) itu mengatakan, menjelang akhir jabatan DPR dan DPD RI periode 2014-2019, muncul eskalasi unjuk rasa mahasiswa dan elemen lainnya. Protes masyarakat terutama soal disahkannya UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi.
Andriadi berharap, Anggota DPR di bawah kepemimpinan Puan Maharani dan DPD di bawah La Nyalla Mattalitti bisa membuktikan diri lebih baik dan berpihak kepada rakyat, sehingga krisis kepercayaan dan kredibilitas terhadap anggota parlemen tidak membesar.
"Ukuran keberhasilan DPR selama satu periode adalah seberapa banyak menghasilkan undang-undang sesuai program legislasi nasional. Undang-undang tersebut harus berpihak kepada rakyat. Selain fungsi legislasi, peran pengawasan dan penganggaran juga perlu dimaksimalkan," tuturnya.

Share this article
Anggota DPR dan DPD periode lima tahun ke depan bisa membuktikan diri lebih baik dan berpihak kepada rakyat.