JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak tujuh orang diamankan pihak kepolisian pasca demo anarkis di Wamena, Kabupatan Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin (23/9/2019) kemarin.
''Saat ini ketujuh orang yang diamankan masih diperiksa di Mapolres Jayawijaya di Wamena,'' kata Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Rodja, Selasa (24/9/2019).
Dikatakan Rudolf, hingga pukul 11.00 WIT jumlah korban yang meninggal di Wamena tercatat 23 orang dan sebagian besar korban akibat terbakar. Korban sebagian besar warga yang tidak bisa melarikan diri setelah rumah atau ruko tempat mereka dibakar pendemo.
"Ratusan bangunan di Wamena dibakar pendemo, dan diperkirakan penghuninya tidak sempat melarikan diri hingga terbakar,'' ujar Rudolf.
Menurut Rudolf, pihaknya belum dapat memastikan sejauh mana keterlibatan kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam demonstrasi anarkis tersebut.
Namun insiden yang terjadi di Wamena dan di Expo Wamena tidak terlepas dari Sidang Umum PBB dari tanggal 23-27 September mendatang.
''Situasi keamanan secara keseluruhan di Wamena mulai kondusif namun aparat keamanan masih terus bersiaga,'' pungkas Rudolf Rodja.
.jpg)
Share this article
Sebanyak tujuh orang diamankan pihak kepolisian pasca demo anarkis di Wamena, Kabupatan Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin (23/9/2019) kemarin.