AYOJAKARTA.COM - Penyaluran bantuan sosial seperti PKH dan BPNT terus menjadi perhatian pemerintah, terutama di awal 2026.
Berdasarkan informasi terbaru dari pendamping sosial, Luthfi Ashari, pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia telah menginstruksikan Bank BNI untuk melakukan redistribusi kartu KKS yang belum terdistribusi pada tahun 2025.
“Total KKS yang masih belum terdistribusi sekitar 100.000 kartu. Ini harus dibagikan kembali di awal 2026 agar penyaluran bansos PKH dan BPNT berjalan lancar,” jelas Luthfi Ashari dalam kanal YouTube Diary Bansos.
Ia menambahkan, redistribusi ini bertujuan memastikan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat menerima bantuan tepat waktu, termasuk mereka yang pada 2025 belum sempat mengambil kartu KKS karena berbagai kendala.
Proses pendistribusian KKS dan buku tabungan dilakukan dengan koordinasi antara pihak bank, Dinas Sosial kabupaten/kota, serta pendamping sosial.
Luthfi menekankan, “Dalam proses pendistribusian, fasilitas pemerintah daerah bisa dimanfaatkan, baik milik provinsi, kabupaten, kota, desa, maupun kelurahan. Hal ini untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai ketentuan.”
Sementara itu, terkait status bansos PKH, BPNT, dan PBI di aplikasi Cek Bansos, Luthfi menekankan agar KPM tidak sepenuhnya bergantung pada informasi yang tampil di aplikasi tersebut.
“Kalau statusnya ‘tidak’, secara teori memang sudah tidak menerima lagi. Namun update di aplikasi ini biasanya agak terlambat, sehingga kami lebih mengacu pada data SIKS-NG atau sistem monitoring internal untuk informasi yang lebih akurat,” ujarnya.
Untuk tahap pertama penyaluran PKH dan BPNT 2026, Luthfi menyampaikan bahwa sebagian besar KPM masih berada pada status SPM (Surat Perintah Membayar), sehingga dana belum dicairkan.
Ia mengingatkan, “Bagi keluarga penerima manfaat, jangan terlalu sering mengecek saldo atau kartu KKS di ATM maupun agen bank. Risiko kartu hilang, rusak, atau tertelan semakin tinggi jika sering digunakan untuk pengecekan.”
Selain update bansos, Luthfi juga menyampaikan pesan terkait gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari memilah sampah rumah tangga hingga mengurangi polusi di sungai dan got.
Dengan redistribusi KKS yang tepat dan pemantauan dari pendamping sosial, diharapkan penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, memastikan seluruh KPM menerima manfaatnya tanpa kendala.***
Share this article
Redistribusi 100.000 KKS oleh Bank BNI dimulai 2026 agar bansos PKH dan BPNT tepat sasaran. Pantau via pendamping sosial, jangan sering cek kartu KKS di ATM.