AYOJAKARTA.COM – Saat mendengar kata "kereta api", mungkin yang langsung terlintas di benak kita adalah sosok masinis yang mengendalikan laju kereta.
Namun, tahukah kamu bahwa di balik kelancaran operasional kereta api, terdapat berbagai profesi lain yang sama pentingnya?
PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) tidak hanya membutuhkan masinis, tetapi juga banyak tenaga ahli di berbagai bidang untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi penumpang.
Dari teknisi hingga petugas layanan pelanggan, setiap posisi di PT KAI memiliki peran krusial dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Mangcek Adi yang diunggah 17 Februari 2021, berikut tujuh macam pekerjaan di PT KAI sebagai pegawai tetap.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kamu Berada di Circle yang Positive Vibes, Apakah Tanda Ini Ada di Sekitar Kamu?
1. Masinis
Masinis adalah pegawai yang bertugas mengoperasikan kereta api dan langsiran serta menjadi pemimpin selama perjalanan kereta api. Kata "masinis" berasal dari bahasa Belanda "machinist" yang berarti juru mesin.
Tugas dan tanggung jawab:
- Mengoperasikan kereta api dengan mematuhi sinyal dan semboyan kereta api.
- Menjamin keselamatan kereta api yang dijalankannya.
- Bertanggung jawab untuk mempercepat, memperlambat, atau menghentikan kereta api sesuai dengan instruksi.
Masinis menjadi pilihan favorit pelamar di PT KAI dengan ribuan pelamar setiap kali rekrutmen. Hanya pelamar berkualitas dengan kemampuan akademik dan psikologi yang unggul yang dapat menjadi masinis.
Baca Juga: Mengenali Cinta pada Pandangan Pertama? 12 Tanda Psikologi Pasti Dia Menaruh Hati Padamu
2. PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api)
PPKA adalah pekerjaan profesional yang membutuhkan keahlian khusus dan kedisiplinan tinggi, bertanggung jawab mengatur dan menjamin keselamatan serta ketertiban perjalanan kereta api.
Tugas dan tanggung jawab:
- Melayani kereta api berangkat, langsung, datang, dan langsiran di stasiun.
- Melakukan uji coba pengereman dinamis.
- Mengatur agar kereta api tidak bertabrakan dan menghindari kecelakaan dalam perjalanan.
Peran PPKA dalam lalu lintas kereta api sangat vital, membuat profesi ini memiliki tanggung jawab besar dan memerlukan kualifikasi tinggi.
3. Kondektur
Kondektur adalah pegawai yang membantu masinis dalam urusan perjalanan kereta api dan langsiran serta mengkoordinasikan pelaksanaan tugas petugas lain di dalam kereta api.
Tugas dan Tanggung Jawab:
- Memeriksa tiket para penumpang.
- Memimpin seluruh staf di dalam kereta api.
- Melayani kebutuhan, masukan, dan keluhan penumpang serta memastikan pelayanan sesuai dengan 7S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun, Semangat, dan Siap Melayani).
Kondektur tidak hanya berinteraksi langsung dengan penumpang tetapi juga memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan yang prima selama perjalanan.
4. Teknisi sarana perkeretaapian
Teknisi sarana perkeretaapian bertugas melaksanakan pemeriksaan dan perawatan sarana kereta api beserta komponen pendukungnya.
Tugas dan Tanggung Jawab:
- Melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi dan fungsi sarana.
- Melakukan perawatan berkala dan perbaikan untuk mengembalikan fungsi sarana kereta api.
Profesi ini memastikan bahwa sarana kereta api tetap dalam kondisi handal dan layak untuk beroperasi, sehingga sangat penting bagi kelancaran operasional kereta api.
5. Teknisi jalan rel dan jembatan
Teknisi ini bertanggung jawab memelihara jalan rel meliputi bangunan atas dan bawah serta segala peralatannya.
Tugas dan tanggung jawab:
- Menjaga bangunan-bangunan di tepi jalan rel dan menangani penyerobotan tanah milik KAI.
- Melaksanakan perawatan dan perbaikan rel, bantalan, penambat, dan lain-lain.
Profesi ini berkaitan erat dengan keselamatan perjalanan kereta api, menjadikannya pekerjaan yang sangat penting dan menantang.
6. Teknisi sinyal, telekomunikasi, dan listrik (sintelis)
Sintelis bertugas merancang, membuat, dan merawat perangkat persinyalan kereta api yang sangat penting untuk mengatur dan mengontrol pengoperasian kereta api.
Tugas dan tanggung jawab:
- Memastikan perangkat persinyalan berfungsi dengan baik.
- Melakukan perawatan dan perbaikan perangkat sinyal, wesel, dan alat komunikasi.
Tanpa perangkat persinyalan yang handal, kereta api tidak dapat beroperasi dengan aman. Profesi ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasional kereta api.
Baca Juga: Ridwan Kamil dan Anies Baswedan Siap Bertarung di Pilgub Jakarta 2024, LSI Peringatkan Hal Penting
7. Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api)
Polsuska bertugas melaksanakan pengamanan, pencegahan, penangkalan, dan penindakan non-yustisial di bidang kereta api.
Tugas dan tanggung jawab:
- Melaksanakan penertiban di kereta api, stasiun, dan seluruh aset perusahaan termasuk jalur kereta api.
- Bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan fungsi Kepolisian di bidang kereta api.
Polsuska adalah elemen penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan perkeretaapian, memberikan rasa aman kepada seluruh pengguna jasa kereta api.

Share this article
PT KAI tidak hanya membutuhkan masinis, tetapi banyak tenaga ahli di berbagai bidang untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi penumpang.