AYOJAKARTA.COM - Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep terkait posisi capres Ganjar Pranowo tengah menjadi sorotan.
Dalam pernyataannya, Kaesang Pangarep mengaku memahami arah politik capres Anies Baswedan yang berjuang di ranah perubahan, namun bingung dengan Ganjar Pranowo.
“Memang kalau untuk Pak Ganjar Pranowo, saya masih bingung positioningnya seperti apa,” ungkap Kaesang Pangarep dalam sebuah diskusi.
Baca Juga: Kecewa Berat dengan Ammar Zoni Kembali Narkoba, Deddy Corbuzier: Lu Itu Tolol!
Menyikapi pernyataan yang disampaikan Ketum PSI, capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo memberikan tanggapan.
Menurutnya, sebagai seorang politisi Kaesang perlu melakukan lebih banyak waktu dan usaha untuk memahami pengalaman.
“Untuk memahami ini, perlu belajar dan perlu waktu sehingga bisa cerdas melihat persoalan dan tidak bingung,” ungkap Ganjar di sela-sela kunjungan ke Bekasi, Jawa Barat
Lebih lanjut, Ganjar menegaskan seorang politisi tidak boleh merasa bingung sehingga bisa menanggapi setiap hal yang terjadi dengan baik.
Terkait dengan pernyataan Ketua Umum PSI yang kemudian ditanggapi oleh capres nomor urut tiga, Pengamat Politik Adi Prayitno ikut mengomentari.
Menurut Adi Pray, pernyataan yang disampaikan Kaesang ke publik merupakan bentuk lain dalam melakukan suatu kritik.
Di samping itu, pernyataan Kaesang terkait dengan posisi para ketiga capres menunjukkan pemahamannya mengenai politik.
Capres Anies Baswedan yang mewakili perubahan, Prabowo Subianto yang konsisten pada keberlanjutan, merupakan penilaian Kaesang akan fenomena politik.
“Sepertinya Kaesang ini melihat politik itu hitam dan putih, seakan-akan yang tidak memiliki warna yang jelas Pak Ganjar Pranowo,” ungkap Adi Pray.
Lebih lanjut, Adi Pray melihat Kaesang belum sepenuhnya memperhatikan pernyataan yang sering disampaikan oleh Mahfud MD.
Esensi pernyataan keberlanjutan dan perbaikan yang seringkali disampaikan cawapres Mahfud MD, menurut Adi Pray merupakan jembatan untuk memahami.
Konteks Keberlanjutan dan Perbaikan, merupakan cara pasangan Ganjar-Mahfud dalam menempatkan diri dalam politik saat ini.
Sehingga hal baik yang telah diwariskan pemerintahan Jokowi akan terus dilanjutkan, dan hal yang kurang perlu untuk ditambahkan.
“Itu positioning Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam konteks Pilpres 2024,” ungkap Adi Pray.
Sehubungan dengan pemilihan waktu, pernyataan yang disampaikan Kaesang menurut Adi merupakan narasi dengan substansi tersendiri.
Pernyataan Kaesang mengenai posisi Ganjar Pranowo yang dinilainya membingungkan, menurut Adi Pray merupakan suatu peringatan.
“Jangan-jangan makna kebingungan Kaesang adalah untuk memberi satu peringatan ke Ganjar, memilih Jokowi atau non Jokowi,” ungkap Adi Pray. ***

Share this article
Pengamat politik Adi Pray sebut pernyataan Kaesang soal posisi Ganjar di Pilpres adalah peringatan ikut Jokowi atau non Jokowi?