AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, mengatakan pihaknya tengah membahas mengenai mahalnya biaya penyelenggaraan ibadah haji.
Anies Baswedan berjanji pihaknya akan menurunkan biaya haji apabila terpilih menjadi presiden 2024.
Seperti yang diketahui, akhir November 2023 pemerintah telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp93,4 juta.
Ia berharap pembahasan mengenai biaya haji bisa selesai dalam waktu cepat biaya haji di Indonesia bisa setara dengan negara lain.
Baca Juga: Buntut Panjang Salah Sebut Asam Folat Jadi Asam Sulfat, Gibran Kena Sindir Anies Baswedan?
“Kami saat ini sedang melakukan pembicaraan soal itu. Satu adalah tentang bagaimana menurunkan biaya haji,” kata Anies, dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Rabu, 6 Desember 2023.
“Kita sedang melakukan pembicaraan dan kita berharap ini bisa selesai cepat supaya kita bisa menurunkan biaya haji sebagaimana negara-negara lain. Supaya biaya haji kita menjadi setara dengan negara-negara lain. Itu akan kita kerjakan,” sambungnya.
Tidak hanya menurunkan biaya, Anies juga berkomitmen untuk menambah kuota peserta ibadah haji.
Anies pun mengapresiasi upaya pemerintah yang telah berhasil menambahkan kuota ibadah haji.
Meskipun demikian, Anies menyatakan pihaknya akan meningkatkan kuota haji lebih banyak dari itu.
Bahkan, Anies ingin berharap agar kuota haji bisa ditambahkan hingga mencapai 30 ribu jamaah.
“Tapi yang kedua, meningkatkan kuota haji. Jadi biayanya diturunkan, yang kedua kuotanya ditambah. Alhamdulillah terima kasih pemerintah sekarang sudah meningkatkan kalau tidak salah 10 ribu jamaah haji,” ungkapnya.
“Kita berusaha meningkatkan lebih banyak lagi, mudah-mudahan bisa sampai 20-30 ribu Jemaah haji,” tutupnya.***

Share this article
Capres Anies Baswedan berjanji pihaknya akan menurunkan biaya haji apabila terpilih menjadi presiden 2024.