AYOJAKARTA.COM — Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2024 semakin dekat. Saat ini, tahapan Pemilu 2024 sudah memasuki tahap penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai sudah mulai terlihat ada kecurangan Pemilu. Hal ini disampaikan Megawati melalui kanal YouTube PDI Perjuangan dengan judul "Setelah Lama Dinanti Tiba Saatnya Sampaikan Suara Hati Nurani".
"Apa yang terjadi di Mahkamah Konstitusi akhir-akhir ini telah menyadarkan kita semua bahwa berbagai manipulasi hukum kembali terjadi. Itu semua akibat praktik kekuasaan yang telah mengabaikan kebenaran hakiki, politik atas dasar nurani," kata Megawati.
Menanggapi pernyataan Megawati, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid justru heran. Ia menilai pernyataan Megawati terlalu dini untuk disampaikan.
"Kalau dikatakan sudah ada bentuk penyelewengan, ya silakan dibuktikan. Jangan membuat insinuasi dan kabar burung," kata Nusron.
Pasalnya, menurut Nusron, saat ini Pemilu 2024 belum dimulai. Bahkan tahapan kampanye juga belum ada. Baginya, tidak bisa Pemilu dikatakan curang, sementara Pemilu itu sendiri belum dimulai.
"Pertandingan belum dimulai dan belum selesai. Kita tidak bisa mengatakan di mana ada penyelewengan, kampanye saja belum dimulai. Kok sudah katakan ada penyelewengan," kata Nusron.
Nusron sendiri tidak mau memberikan komentar berlebih terkait pernyataan Megawati tersebut. Ia mengaku menghormati Presiden ke-5 RI tersebut.
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo – Gibran Terus Naik, Potensi Pilpres Menang Satu Putaran?
"Oleh karena itu, kalau ada pertanyaan saya tidak mau komentar, silakan tanya kepada Bu Mega. Kita menghormati kepada Bu Mega, beliau presiden kita ya kan, beliau mempunyai jasa besar terhadap membuat berbagai amandemen Undang-Undang Dasar yang melahirkan reformasi. Tetapi sekali lagi ya kan, kita belum mulai," tutur Nusron, dikutip dari Suara.com pada Senin, 13 November 2023.
Kendati begitu, menurut Nusron, bila memang ada bentuk-bentuk kecurangan Pemilu, hal itu lebih baik dibuktikan.
Pemilihan Presiden Indonesia 2024 akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.***
Share this article
Menanggapi pernyataan Megawati, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid justru heran.