AYOJAKARTA.COM - Menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 pada tanggal 17 Agustus mendatang, biasanya warga akan menggelar malam tirakatan.
Pada malam tirakatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus tersebut, pastinya akan diisi dengan beberapa acara yang telah disusun oleh panitia.
Namun tidak sedikit panitia pembuat acara masih saja bingung merinci susunan acara yang tepat untuk malam tirakatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Baca Juga: 5 Jurusan yang Sepi Peminat di Universitas Gadjah Mada untuk Bidang Soshum, Bisa Jadi Peluang Besar
Bagi para panitia 17 Agustus yang tengah bingung menyusun acara malam tirakatan, simak artikel ini ya.
Karena di artikel ini akan ada contoh susunan acara malam tirakatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2023.
Dilansir dari Suara.com, berikut contoh susunan acaranya:
1. Pembukaan acara
Biasanya dalam pembukaan acara, akan diisi sambutan oleh kepala desa setempat atau sosok yang dituakan di desa.
2. Menyanyikan lagu kebangsaan
Setelah dilakukan pembukaan acara, biasanya warga akan diminta berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu hari Merdeka 17 Agustus bersama-sama.
Baca Juga: 5 Tanda Jika Kamu Orang yang Dibutuhkan Tapi Tidak Dihargai, Yuk Sadari
3. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan
Selesai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hari Merdeka 17 Agustus, acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.
Beberapa sambutan tersebut diantaranya dari ketua panitia, sesepuh desa, dan seterusnya.
4. Pidato kemerdekaan
Acara berikutnya setelah dilakukan sambutan, akan dilanjutkan dengan pidato kemerdekaan yang diisi dari tokoh desa untuk sekaligus memberikan wejangan kepada generasi penerus bangsa.
5. Membaca doa tirakat
Selesai sambutan dan pidato, maka acara kemudian dilanjutkan dengan doa tirakatan yang dipimpin oleh kyai atau ulama yang diundang.
Baca Juga: BNI: Pengakhiran Hubungan Kerja Teller Cabang Sibolga Karena Habis Kontrak
6. Potong dan makan tumpeng bersama
Nah ini acara yang biasanya sudah ditunggu para warga, yaitu potong dan makan tumpeng bersama.
Hal itu dilakukan sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang sudah kita rasakan.
7. Penutup
Selesai sudah seluruh rangkaian acara, maka acara malam tirakatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah bisa ditutup.
Penutupan biasanya akan diisi dengan doa atau bisa juga berupa membaca doa Al-fatihah bersama-sama.
Baca Juga: Ternyata Kebiasaan Orang Sukses Memiliki Pola 90/90/1 yang Bisa Ditiru, Apa Itu?
Adapun bunyi doa Al-Fatihah adalah sebagai berikut:
Bismillhir-ramnir-ram(i).
Al-amdu lillhi rabbil-‘lamn(a).
Ar-ramnir-ram(i).
Mliki yaumid-dn(i).
Iyyka na‘budu wa iyyka nasta‘n(u),
Ihdina-iral-mustaqm(a).
iral-lana an‘amta ‘alaihim, gairil-magbi ‘alaihim wa la-lln(a).
Artinya:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Pemilik hari Pembalasan.
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.
Baca Juga: 5 Perguruan Tinggi Negeri dengan Biaya Kuliah Termurah, Ada Jurusan Apa Saja?
Nah itulah susuan acara lengkap malam tirakatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78. Semoga bermanfaat.***

Share this article
Menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 pada tanggal 17 Agustus, biasanya warga akan menggelar malam tirakatan.