AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapan penyebab terjadinya fenomena suhu panas di Indonesia pada sepekan terakhir.
Seperti yang kita ketahui, belakangan ini masyarakat Indonesia mengeluhkan cuaca ekstrim yang sedang terjadi.
Di Indonesia sendiri suhu maksimum harian tercatat mencapai 37,2 derajat celcius di wilayah Ciputat pada pekan lalu.
Baca Juga: Tanpa Upgrade Premium, Ini Cara Mendengarkan Lagu di Youtube Sambil Buka Aplikasi Lain!
Sebelumnya, BMKG mengungkapkan bahwa suhu panas ini akan mencapai 36-37 derajat di beberapa wilayah di Tanah Air.
Meski begitu, BMKG menegaskan jika suhu di Indonesia tidak akan mencapai gelombang panas seperti yang terjadi di India yang mencapai 51,2 derajat celcius.
Lantas apa yang menjadi penyebab terjadinya suhu panas yang di Indonesia saat ini?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (25/4/2023) berikut ini lima penyebab utama suhu panas yang terjadi di Indonesia diantaranya yakni.
Baca Juga: Cek IMEI Lewat imei.kemenperin.go.id Masih Perbaikan Server? Jangan Khawatir, Coba Pakai Alternatif Ini Aja
Pertama, dinamika atmosfer yang tidak biasa terjadi hampir di seluruh wilayah Asia termasuk Indonesia.
Kedua, pergerakan semu matahari menyebabkan lonjakan panas tahun 2023 terparah.
Ketiga, tren pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi tidak hanya di Indonesia, akan tetapi juga terjadi di banyak negara lain.
Keempat, adanya dominasi angin monsun Australia, sementara Indonesia mulai memasuki musim kemarau dari bulan April sampai dengan September 2023.
Kelima, karena Intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan.***

Share this article
Di Indonesia sendiri suhu maksimum harian tercatat mencapai 37,2 derajat celcius di wilayah Ciputat pada pekan lalu.