AYOJAKARTA.COM – Atmosfer rapat dengar pendapat yang dilakukan oleh Komisi III DPR dengan Komite TPPU dinilai panas dan pembahasannya melebar bukan hanya mengenai dana mencurigakan Rp 349 T di Kemenkeu , bahkan sampai bahas dosa-dosa DPR.
Rapat dengar pendapat diadakan untuk membahas pencegahan dan pemberantasan TPPU dikarenakan ada isu dugaan TPPU dalam dana mencurigakan senilai Rp 349 T.
Dalam rapat tersebut terdapat perbedaan pendapat antara DPR yang tidak setuju bahwa dana mencurigakan Rp 349 T tersebut diungkapkan ke publik sebelum diselidiki terlebih dahulu.
Baca Juga: Gempa 7.2 Magnitudo Mengguncang Wilayah Barat Daya Wewak, Papua Nugini
Sedangkan Mahfud MD menilai bahwa DPR tidak mendukung adanya upaya pemberantasan TPPU yang berpotensi terjadi di Kemenkeu.
Sehingga di tengah rapat Ketua Komite TPPU sekaligus Menko Polhukam Mahfud MD yang menyentil DPR pernah menjadi makelar kasus alias markus. Makelar kasus merupakan kegiatan jasa seseorang untuk memenangkan sebuah kasus hukum.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube TVR Parlemen (3/4/2023), Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan merasa kecewa dengan Mahfud MD yang menyerang DPR dan menyampaikan bahwa DPR adalah markus.
Sebelum menjalani rapat ini, Arteria Dahlan mengaku sudah siap untuk mencari dosa para anggota rapat, namun ia pun merasa keberatan ketika Mahfud MD menyebutkan anggota DPR adalah markus di periode yang lalu.
Baca Juga: Bolehkah Menggunakan Softlens Saat Berpuasa? Ini Penjelasannya Menurut Pandangan Islam
“Kita ini datang sudah siap tempur, saya tahulah mungkin saja saya di DO. Kita juga sudah siap, sama-sama cari dosa,” kata Arteria Dahlan.
Dalam bantahannya tersebut Arteria Dahlan menyebutkan nama Benny K Harman yang menurutnya tidak keberatan atas tudingan markus.
Menanggapi perihal markus Anggota Komisi III DPR Benny K Harman mengaku tidak membantah hal tersebut. Ia dengan sigap menginterupsi Arteria Dahlan yang sedang berbicara di dalam rapat.
Baca Juga: Bikin Piala Dunia U-20 Batal dan Jadi Polemik, Ternyata ini Dasar Hukum Penolakan Timnas Israel
“Saya tidak membantah apa yang anda katakan, tetapi nama saya disebut seolah-olah saya diam dan membenarkan itu. Itu yang saya tidak setuju,” kata Benny K Harman.
Bahkan menurut Benny K Harman rapat perlu dilanjutkan di lain waktu khusus untuk membahas markus di DPR.
“Saya juga sakit hati, saya juga sedih, saya juga tahu Pak Mahfud, tadi kan saya sudah ngomong. Saya tahu Pak Mahfud siapa, dulu. Kalau ngomong dosa semua jangan dong, mau buka kita semua? Mau saya buka?” ujar Benny K Harman.***

Share this article
Rapat dana mencurigakan Rp349 T menuai sorotan, Benny K Harman dan Arteria Dahlan bikin panas rapat saat bahas markus alias makelar kasus!