AYOJAKARTA.COM--Nama Kepala Bea Cukai Makassar Adhi Pramono memang sedang banyak dibicarakan belakangan waktu ini.
Pasalnya beberapa akun Twitter terlihat mengunggah foto dirinya dan anggota keluarganya dengan menggunakan barang-barang mewah.
Bahkan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun @PargaiSocmed memperlihatkan sebuah rumah mewah bergaya Eropa yang berdiri di kawasan wisata cibubur.
Hal itu pun kemudian menuai kecurigaan dari para warganet, namanya pun akhirnya semakin terkenal hingga akhirnya ia dipanggil oleh pihak KPK pada hari ini Selasa (14/3/2023).
Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube KOMPASTV pada program Sapa Indonesia Pagi (14/3/2023), diinformasikan bahwa tak hanya Kepala Bea Cukai Makassar yang dipanggil akan tetapi Kepala Pajak Jakarta Timur yakni Wahono Saputro.
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya kedua pejabat Kementerian Keuangan ini dipanggil oleh KPK dalam rangka konfirmasi terkait harta kekayaannya yang tak wajar.
Namun untuk Wahono Saputro dipanggil oleh pihak KPK karena nama istrinya tercatat sebagai pemegang saham dalam perusahaan Rafael Alun Trisambodo eks Pejabat Pajak yang berada di Minahasa Utara.
Sebagai catatan, menurut data LHKPN harta yang dimiliki oleh Wahono Saputro per tahun 2021 sebesar Rp 14,31 miliar dengan catatan kekayaan terbesarnya berada pada tanah dan bangunan Rp 12,65 miliar.
Selain itu berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa nama Wahono Saputro telah masuk dalam catatan lembaganya.
Selain itu Ivan juga mengatakan beberapa hal terkait Adhi Pramono yakni untuk nilai kekayaan salip menyalip dengan Rafael Alun Trisambodo.
Sebelumnya diketahui berdasarkan catatan KPK Rafael Alun Trisambodo memiliki kekayaan sebesar Rp 56 miliar, akan tetapi setelah diperiksa oleh pihak KPK ia ternyata memiliki nilai transaksi sebesar Rp 500 miliar

Share this article
Wahono Saputro dipanggil oleh pihak KPK karena nama istrinya tercatat sebagai pemegang saham dalam perusahaan Rafael Alun Trisambodo