AYOJAKARTA.COM – Kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap Cristalino David Ozora masih berjalan.
Kasus ini menjadi sorotan publik sebab Mario Dandy merupakan anak dari eks pejabat Dirjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Tidak hanya itu, akibat ulah arogan Mario Dandy, membuat David anak dari petinggi GP Ansor sampai saat ini masih dalam kondisi koma.
Mario Dandy dan temannya, Shane ditetapkan sebagai tersangka pada 22 Februari 2023, dan ditampilkan dalam konferensi pers.
Lagi-lagi Maro Dandy menjadi sorotan, sebab memasang ekspresi yang dinilai tidak takut, bahkan sombong.
Pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra membaca gestur Mario Dandy.
“Kalau kita lihat Mario Dandy ini unik, sudah dia melakukan segala macam kekerasan, dan semua orang sudah tahu, ketika konferensi pers masih menengadahkan mukanya, dan menghadap ke depan, banyak dari kita bahwa itu merupakan sebuah bentuk tidak adanya penyesalan,” kata Kirdi dalam siaran Apa Kabar Indonesia Malam, dikutip Senin, 6 Maret 2023.
Menurut pernyataan Kirdi Putra, ekspresi rasa penyesalan tidak muncul dari diri Mario Dandy.
“Penyesalan itu gabungan dari ekspresi sedih dan takut, tapi itu tidak muncul,” ungkap Kirdi Putra.
Meski begitu, Kirdi menilai Mario Dandy berusaha untuk kuat di depan publik.
“Ketika wajahnya diarahkan ke depan, ini saya katakana dia berusaha untuk tampil kuat,” jelas Kirdi.
Lebih lanjut, Pakar mikro ekspresi menjelaskan dua hal yang menjadi penanda itu.
Pertama, kata dia, mata Mario Dandy yang terus menatap jauh ke depan, menandakan ia panik.
“Ada dua penanda, pertama tatapan matanya itu adalah tatapan yang kita sebut fokus jauh, artinya ketika seseorang menatap di kejauhan seolah-olah gak ada fokus ngawang-ngawang tapi dia hanya melihat jauh menembus tembok di depan,” ungkap Kirdi.
“Itu merupakan penanda bahwa dia sebetulnya tidak yakin apa yang akan dihadapi kedepan, bahasa lainnya dia itu panik,” lanjutnya.
Baca Juga: Waduh! Ditetapkan Sebagai Pelaku, AG Pacar Mario Dandy Mengundurkan Diri dari SMA Tarakanita 1
Penanda kedua yakni saat Mario menelan ludah, artinya Mario stress meskipun terlihat tenang.
“Kedua, ketika keluar itu kelihatan dia meneguk ludah, dan itu terjadi beberapa kali,” jelas Kirdi.
“Ketika orang stress dan nervous, di area kerongkongan itu cenderung cepat kering, sehingga dia harus membasahinya dengan ludah,” lanjutnya.
Kirdi Putri menegaskan bahwa tidak sepenuhnya benar Mario terlihat tidak takut atau sombong, ia hanya mencoba berani.
“Jadi sebenarnya kalau kita katakan bahwa dia takut itu tidak, tidak sepenuhnya benar, dia hanya mencoba untuk berani,” pungkas Kirdi.***

Share this article
Pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra membaca gestur Mario Dandy yang dinilai tidak takut bahkan sombong.