AYOJAKARTA.COM--Publik dihebohkan dan bertanya-tanya dengan temuan botol minuman keras (Miras) dalam mobil jeep Rubicon milik tersangka kasus penganiayaan David Ozora, Mario Dandy.
Botol minuman keras tersebut ditemukan di bagian kursi tengah mobil bersama dengan barang-barang lainnya yang menjadi barang bukti di Polres Jakarta Selatan.
Penemuan botol minuman keras tersebut terjadi saat polisi melakukan penangkapan terhadap Mario Dandy.
Setelah ditemukan, botol tersebut langsung disimpan sebagai barang bukti namun hingga saat ini belum ada keterangan mengenai siapa pemilik botol minuman keras tersebut.
Muncul dugaan bahwa Mario Dandy berada di bawah pengaruh minuman keras saat menganiaya korban David Ozora.
Baca Juga: Seram! Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Ada Hal Mengerikan yang Ia Tangkap dari Mario Dandy, Apa Itu?
Namun, kuasa hukum dari Mario Dandy hingga saat ini belum memberikan keterangan terkait temuan botol minuman keras tersebut.
Dolfie Rompas selaku kuasa hukum Mario Dandy saat ditanyai mengenai kliennya dibawah pengaruh minuman keras dirinya mengaku tidak tahu.
"nah itu saya tidak tahu" Ujar Dolfie Rompas dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube KompasTV.
Sementara itu, kuasa hukum dari tersangka lain, Shane Lukas, membantah bahwa kliennya adalah pemilik botol minuman keras yang ditemukan di mobil milik Mario Dandy.
Happy Sihombing selaku kuasa hukum Shane Lukas menegaskan bahwa kliennya juga tidak meminum alkohol.
"Tidak terpengaruh alkohol, karena si Shane tidak pernah meminum alkohol, yang jelas itu bukan punya Shane," Ujar Happy Sihombing.
Meskipun begitu, polisi hingga saat ini masih belum bisa memastikan siapa pemilik botol miras tersebut.
Mengenai informasi penemuan botol miras yang menjadi barang bukti dalam kasus penganiayaan tersebut penyidik akan mendalami lebih lanjut.
Kasus penganiayaan David kembali menjadi sorotan publik dengan adanya temuan botol minuman keras di dalam mobil milik tersangka.

Share this article
Muncul dugaan bahwa Mario Dandy berada di bawah pengaruh minuman keras saat menganiaya korban David Ozora sehingga koma sampai kini