AYOJAKARTA.COM- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya sedang berupaya melakukan modifikasi cuaca, guna membantu proses evakuasi Kapolda Jambi dan rombongan yang jatuh di Hutan Kerinci.
Kapolri menyebutkan, sebelumnya evakuasi terhambat karena cuaca dan kabut menghalau jarak pandang para tim pencarian dan penyelamatan SAR.
"Namun karena kondisi kabut dan cuaca yang tentunya ini sangat menghalangi proses evakuasi yang akan kita laksanakan," kata Sigit, dilansir dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (21/2/203).
Untuk itu, Kapolri menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan proses modifikasi cuaca agar proses evakuasi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusid Hartono dengan jalur udara bisa berjalan lancar.
"Kami sedang berupaya untuk bagaimana melakukan modifikasi cuaca, sehingga kemudian kabut itu dihilangkan dan pandangan terhadap lokasi TKP bisa terlihat jelas sehingga evakuasi melalui udara bisa dilaksanakan dengan baik," kata Sigit.
Awalnya proses evakuasi melalui jalur udara dinilai lebih efektif daripada jalur darat. Hal itu dikarenakan medan dan jarak tempuh yang bisa memakan waktu 12 jam dengan berjalan kaki.
Sayangnya, proses evakuasi jalur udara belum bisa dilakukan, lantaran cuaca buruk dan kabut tebal menghalau jarak pandang tim evakuasi.
"Saat ini kami telah menerjunkan kembali tim tambahan untuk mempersiapkan kemungkinan kami lakukan SAR darat," katanya.
Dia menyebutkan dalam proses penyelamatan tersebut, pihaknya perlu perhitungan dan langkah-langkah evakuasi yang tepat. Sebab tujuan penyelamatan ini agar rombongan yang terluka tidak semakin parah.
"Karena, memang butuh langkah-langkah yang khusus supaya tidak menambah cedera di sisi lain juga bisa berjalan dengan baik dan keselamatan para teman-teman kami yang saat ini luka menjadi prioritas kami," paparnya.
Baca Juga: Tanggap Darurat Bencana, Jokowi Instruksikan Pengiriman Bantuan Secepatnya ke Turki dan Suriah
Untuk diketahui, Helikopter milik Polri berjenis Bell 412 SP dengan nomor Registrasi p-3001 mendarat darurat di Bukit Tamia, Muara Emat, Kerinci pada Minggu, 19 Februari 2023.
Helikopter Polri yang melakukan pendaratan darurat tersebut, membawa delapan penumpang yang terdiri dari Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, Dirreskrimum Kombes Pol Andri Ananta, Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Muchael Bumbunan, Korpspripim Polda Kompol A Yani Jambi dan seorang ADC Kapolda Jambi, serta tiga kru helikopter AKP Ali, AKP Amos F, Aipda Susilo.***)
![[ilustrasi] Proses penyelamatan Kapolda Jambi dan rombongan terus dilakukan.](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/18/1755525602703-AYO-JAKARTA-FOTO-ARTIKEL-10-214544718.jpg)
Share this article
Evakuasi dari Kapolda Jambi dan rombongan yang jatuhnya helikopter di hutan Kerinci terus dilakukan. Modifikasi cuaca jadi salah satu cara.