AYOJAKARTA.COM – Wilayah Jayapua, Papua tercatat sering diguncang gempa bumi sejak awal tahun 2023.
Baik itu gempa yang tidak dirasakan ataupun gempa yang terasa hingga bersifat merusak.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono mengungkapkan bahwa gempa bumi di wilayah Jayapura termasuk langka dan jarang terjadi.
Bukan itu saja, ia juga menuturkan bahwa fenomena gempa bumi yang terjadi di wilayah Jayapura, Papua termasuk dalam Black Swan Earthquakes.
Menururnya maksud dari Black Swan Earthquakes yakni gempa bumi yang terjadi belum terpetakan dengan detail sumbernya.
Lebih lanjut, Daryono menuturkan bahwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Jayapura juga diluar prediksi para ahli, dan gempa tersebut berdampak merusak serta membuat cemas masyarakat.
“Secara pribadi menurut saya, fenomena Gempa Jayapura termasuk Black Swan Earthquakes,” kata Daryono dikutip AyoJakarta.com melalui Instagram @daryonobmkg, Senin (13/2/2023).
Baca Juga: Tugas Berat Pengadilan Dalam Hadapi Dilema Yuridis Vonis Richard Eliezer, Tapi Ada Kesempatan Ini!
“Belum terpetakan dengan detail sumbernya, di luar prediksi para ahli, berdampak merusak dan membuat cemas masyarakat, peristiwa gempa yang langka – jarang terjadi,” imbuhnya.
Sebelumnya BMKG mengungkapkan bahwa penyebab gempa di Jayapura pada Kamis, 9 Februari 2023 akibat adanya sesar aktif yang melintasi wilayah Jayapura.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposentrumnya gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya sesar aktif,” kata Kepala BMKG Dwikorita dalam jumpa pers (9/2/2023), dikutip AyoJakarta.com melalui Instagram @infobmkg.
Bukan itu saja menurutnya berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip).
Data BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi yang merusak di Jayapura, Papua tercatat sudah dua kali yakni pada 2 Januari 2023 dan beberapa hari yang lalu yakni Kamis, 9 Februari 2023.
Melalui siaran pers BMKG, Kepala BMKG Dwikorita menuturkan bahwa hasil pengamatan BMKG sejak 2 Januari 2023 hingga Kamis, 9 Februari 2023 telah terjadi seribu lebih gempa bumi.
Yakni sebanyak 1.079 kali dengan 132 kali kejadian diantaranya dirasakan oleh masyarakat di wilayah Jayapura dan sekitarnya.
Lebih lanjut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono juga mengungkapkan bahwa gempa bumi sering terjadi di wilayah Jayapura, Papua.
Menurutnya penyebab seringnya terjadi gempa bumi di wilayah Jayapura tahun 2023 ini karena Jayapura merupakan kawasan seismik dan kompleks.
Hal itu juga yang menunjukkan batuan di wilayah tersebut rapuh dan mudah terjadi gempa bumi.
Maka dari itu, Daryono menghimbau bagi yang tinggal di wilayah Jayapura perlu juga memperhatikan bangunan yang tahan gempa.
Meskipun gempa tidak membunuh akan tetapi dapat melukai, karena akibat yang dihasilkan dari goncangan gempa dapat membuat roboh bangunan yang bahkan bisa menyebabkan kematian bagi manusia.
Namun BMKG meminta kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jayapura dan sekitarnya agar tetap tenang dan selalu waspada.
Serta tidak terpengaruh dengan isu-isu di luar info resmi BMKG yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.***

Share this article
Menururnya maksud dari Black Swan Earthquakes yakni gempa bumi yang terjadi belum terpetakan dengan detail sumbernya. bagaimana maksudnya?