AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan, namanya kian santer terdengar oleh publik seiring kabar pencalonan dirinya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Menuju tahun pesta demokrasi (Pemilu) banyak bertebaran isu-isu tak sedap yang menyerang para capres, termasuk Anies Baswedan.
Belakangan ini ramai tentang Utang politik antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Anies yang selama ini bungkam, akhirnya angkat bicara.
Baca Juga: Polewali Mandar Sulawesi Barat Diguncang Gempa 3.2 Magnitudo
Menurut kabar yang beredar perjanjian antara keduanya terkait pencalonan presiden, yang apabila Prabowo mencalonkan sebagai presiden maka Anies tidak akan maju sebagai capres.
Akan tetapi, kenyataan sekarang ini keduanya sama-sama mencalonkan diri sebagai presiden.
Maka dari itu isu politik ini kembali diangkat dan ramai menjadi perbincangan publik.
Hadir sebagai bintang tamu dalam podcats Youtube Merry Riana, Anies menanggapi terkait Utang politik antara dirinya dengan Prabowo Subianto.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menceritakan awal mula kejadian pada tahun 2018 ketika dirinya diminta untuk menjadi wakil pasangan Prabowo di Pilpres 2019.
Anies menolak ajakan Prabowo karena saat itu dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Dirinya menganggap masih memiliki janji dengan warga Jakarta dan kontrak politik yang harus diselesaikan selama masa jabatannya.
Dirinya menegaskan selama 5 tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, tidak akan tengok kanan kiri bahkan maju di Pilpres.
Baca Juga: HEBOH! Ganjar Pranowo Ditinggalkan Relawan Pilpres 2024, Dulu Beri Dukungan Sekarang Saling Serang
“Jadi saya sampaikan tidak akan tengok kanan kiri, saya akan full 5 tahun di Jakarta. Karena itu saya tidak akan mengikuti Pilpres,” ucap Anies dikutip ayojakarta.com dari kanal Youtube Merry Riana (10/2/2022).
“5 tahun setelah itu kita tidak tahu apalagi yang terjadi. Saya tidak tahu apakah saya akan kembali mengajar atau tetap di pemerintahan,” imbuh Anies.
Intinya Anies Baswedan ingin menyelesaikan komitmennya selama 5 tahun untuk fokus menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Setelah komitmen 5 tahun terselesaiakan, dirinya tidak tahu menahu nantinya akan seperti apa.
Baca Juga: Viral Diduga Surat Perjanjian Utang Anies - Sandi yang Dijamin Oleh Erwin Aksa Saat Pilkada DKI
Jadi dapat disimpulkan bahwa utang Anies dengan Prabowo tersebut sudah tidak berlaku. Karena saat ini Anies sudah menyelesaikan komitmen menjadi Gubernur DKI Jakarta selama 5 tahun.

Share this article
Hadir sebagai bintang tamu dalam podcats Youtube Merry Riana, Anies menanggapi terkait Utang politik antara dirinya dengan Prabowo Subianto.