AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa telah terjadi gempa bumi magnitudo 4,1 pada Jumat, pukul 18.54 WIB yang telah mengguncang wilayah Kaimana, Papua Barat.
BMKG juga mencatat pusat gempa Kaimana hari ini berada pada titik koordinat 3.78 LS 133.55 BT.
pusat gempa berada di laut 70 km BaratDaya Kaimana. Adapun kedalaman pusat gempa (hiposentrum) tersebut adalah 7 km. BMKG juga mengingatkan agar masyarakat di Kaimana mewaspadai potensi gempa susulan.
"#Gempa (UPDATE) Mag:4.1, 13-Jan-23 18:54:18 WIB, Lok:3.78 LS, 133.55 BT (Pusat gempa berada di laut 70 km BaratDaya Kaimana), Kedlmn:7 Km Dirasakan (MMI) III Kaimana #BMKG," tulis @infoBMKG di Twitter.
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Mengguncang Maluku Tenggara Barat, Berikut Informasi dari BMKG
Gempa bumi ini dirasakan dengan skala MMI di beberapa wilayah diantaranya Kaimana dengan skala III. Salah satu skala MMI yang dirasakan adalah III yang artinya gempa dirasakan oleh beberapa orang, tetapi tidak menyebabkan kerusakan atau kecelakaan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Sebagai informasi tambahan, skala MMI terbagi menjadi 12 kategori dampak guncangan gempa bumi. Menurut laman bmkg.go.id untuk petunjuk soal dampak gempa yang dimaksudkan pada setiap kategori skala MMI adalah sebagai berikut:
Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang
Skala II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Baca Juga: Wonosobo Jawa Tengah Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 3,4, Ini Hasil Monitoring BMKG
Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Skala IV MMI: Getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Skala V MMI: Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
Skala VI MMI: Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik bisa rusak, kerusakan ringan.
Skala VII MMI: Setiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur. Cerobong asap pecah. Getaran dirasakan oleh orang yang naik kendaraan.
Skala VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen bisa roboh. Air menjadi keruh.
Skala IX MMI: Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
Skala X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah pun terbelah, rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
Skala XI MMI: Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
Skala XII MMI: Hancur sama sekali, Gelombang tampak di permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.***

Share this article
BMKG menginformasikan bahwa telah terjadi gempa bumi magnitudo 4,1 telah mengguncang wilayah Kaimana, Papua Barat.