Hanya Nama Pasien Positif Corona Bukan Rekam Medik

Ilustrasi
Ilustrasi

Seseorang sakit dan dirawat di Rumah Sakit. Infonya hanya sakit biasa.

Tetangga di kampung menengok, rombongan pula. Satu rombongan berjubel satu minibus. Ngirit. Setiap jam besuk ramai penjenguk. 

Itu pemandangan biasa di tengah masyafakat Indonesia yang bersifat sosial. Apalagi di kampung-kampung yang ikatan sosialnya sangat tinggi.

Salaman saat datang, salaman saat pamit. Ndak salaman dianggap ndak sopan

Belum diketahui Corona atau bukan. 

Selang berapa hari positif Corona. Informasi ini ditutup rapat. Alasannya melindungi data pasien.

Pasien meninggal. Meninggal karena tertular virus Corona. Sebelum dan setelah meninggal, petugas menyisir tetangga yang ikut menjenguk saat di Rumah Sakit.

Saat situasi ini keluarga dari penjenguk tapi tidak ikut menjenguk pun harusnya diisolasi. Pun termasuk yang berinteraksi dengan penjenguk di manapun. Mereka potensial tertular walaupun belum kelihatan gejala atau memang kebal karena daya tahan tubuh bagus.

Memang ada yang daya tahan tubuh bagus tapi tidak menutup kemungkinan ada yang daya tahan tubuh lemah.

Profesi yang menjenguk juga macam-macam. Guru, pedagang pasar, bakul sayur keliling, petani, PNS, Guru Ngaji, penceramah daei satu Masjid ke Masjid lain, dan lain sebagainya.

Protokolnya, semua yang berinteraksi dengan penjenguk harus diperiksa juga. Kalau diketahui siapa saja.

Itu baru level kedua dari penjenguk. Level tiga tetap ada kemungkinan. Kan masa ingkubasi cukup lama, 14 hari.

Untuk satu kasus ini berapa SDM diperlukan, berapa uang diperlukan, berapa waktu dihabiskan. Untuk menelusuri riwayat kontak secara senyap oleh petugas?

Emangnya petugasnya cukup untuk melakukan itu dalam kondisi Pandemi ini. Emangnya petugasnya punya Alat Perlindungan Diri memadai. Emangnya petugasnya ndak was was mendatangi lingkungan pasien yang sudah meninggal tadi?

Berapa yang lolos. Berapa yang tak terpantau riwayat kontak. Semuanya berpotensi penyebar liar Virus Corona. Menyebar dengan deret ukur. 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256 dst.

Seandainya. Seumpamanya yang dilakukan model lain

Memberitahu informasi nama pasien positif Corona seketika diketahui kepada publik sebagai informasi Serta Merta (UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik). Dibarengi seruan agar yang pernah kontak dengan pasien positif Corona tadi untuk isolasi mandiri. Dibarengi seruan agar yang menunjukan gejala supaya memeriksakan diri ke Rumah Sakit terdekat.

Semua orang sayang keluarga, hampir pasti langsung isolasi mandiri dari keluarga begitu dapat informasi Serta Merta pasien yang dijenguknya kemaren positif Corona. Semua orang pengen sembuh, hampir pasti langsung periksa ke Rumah Sakit jika ada gejala.

SDM yang dibutuhkan menahan laju penularan tidak sebesar model sebelumnya, model rahasiakan nama pasien positif Corona. Petugasnyapun tidak perlu was was karena harus mendatangi lingkungan orang yang pernah kontak saat menjenguk di Rumah Sakit.

Masyarakat itu hanya butuh NAMA pasien positif Corona agar bisa melaksanakan Perlindungan Oleh Diri Sendiri (PODIS), bukan REKAM MEDIK pasien positif Corona. 

Itu toh juga Hak Asasi dan Hak Konstitusional masyarakat yang dilindungi langsung oleh Pasal 28F Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945) untuk mendapatkan Informasi Serta Merta jika ada penyakit menular yang membahayakan masyarakat, apalagi tingkat kemenularannya sudah level Pandemi.

Sekali lagi.

Hanya NAMA bukan REKAM MEDIK!!!


Hendra J Kede
Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Wabah COVID-19
# Wabah COVID-19
# Wabah COVID-19
# Wabah COVID-19
# Social distancing
# Status virus Corona
# Virus Corona
# WNI Positif Corona
# ayojakarta.com

News Update

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.