Identitas, Tempat Tinggal, Tempat Kunjungan Pasien Corona Mendesak Segera Dibuka Demi PODIS?

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Hendra J. Kede (Twitter)

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Hendra J. Kede (Twitter)

WHO mengumumkan Corona sebagai Pandemi.

Obat yang efektif dan efisien Corona belum ditemukan, setidaknya WHO belum mengumumkan adanya obat yang efektif dan efisien.

Penyebaran Virus Corona sangat gampang dan cepat. Apalagi Virus Corona dapat bertahan hidup 10-12 jam semenjak menempel di luar alat pernafasan, setelah seseorang bersin misalnya, dan cairan bersinnya menempel di benda mati atau hidup.

Menempelnya entah itu di pintu, entah di tangan, entah di pegangan eskalator, entah tombol lampu, entah di tempat duduk transportasi umum, baik alat trasportasi umum maupun pribadi, apalah lagi alat transportasi umum semisal ojol. Termasuk di mesin ATM dan uang, Virus Corona bisa menempel, padahal entah berapa kali seseorang pegang uang tiap hari.

Kecipratan bersin bisa ketularan. Salaman bisa tertular. Memegang pegangan tangan eskalator bisa tertular. Memegang pegangan gagang pintu bisa tertular. Memegang uang apalagi, sangat bisa tertular. 

Lihatlah siapa saja yang sudah tertular yang menurut logika masyarakat awam tidak mungkin tertular. Wakil Presiden, Aktor dan Artis beken, politisi ternama, bahkan Menteri Kesehatan pun ada yang tertular, Menteri Kesehatan negara sangat maju pula.

Seluruh Italia ditutup dari dunia luar hanya selang beberapa minggu semenjak kasus pertama ditemukan. Hanya dari beberapa orang tertular beberapa minggu lalu, sudah di atas 10.000 hari ini. Demikian dahsyat penyebaran Virus Corona ini jika tidak dikendalikan secara serius. Bahkan Rumah Duka menolak memakamkan jenazah orang meninggal karena tertular Virus Corona ini.

Amerika menutup seluruh penerbangan dari dan ke Eropa kecuali Inggris. Langkah itu mengindikasikan otoritas negeri super power itu sangat yakin penyebaran Virus Corona sangat mudah dan sulit dikendalikan serta belum ada obatnya yang efektif dan efisien.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memprediksi berdasarkan simulasi bahwa kasus Corona di Jakarta yang saat ini baru ratusan akan meningkat menjadi enam ribu dalam dua minggu jika tidak dilakukan tindakan ekastra saat ini, kalau hanya santai-santai saja menghadapinya.

Pencegahan adalah satu-satunya cara efektif yang bisa dilakukan saat ini untuk mengerem penyebaran Pandemi Corona ini, selain islolasi dan ikhtiar cara pengobatan yang memungkinkan bagi yang sudah tertular. Penulis gunakan kalimat "ikhtiar cara pengobatan yang memungkinkan" adalah karena belum adanya obat yang efektif dan efisien yang sudah teruji yang dimiliki Indonesia, bahkan WHO.

Namun bagaimana mau melakukan pencegahan jika banyak orang yang telah tertular Corona namun belum sadar atau belum tahu atau belum terdeteksi tertular, namun dia tetap beraktivitas seperti biasa dan berinteraksi dengan orang lain seperti biasa padahal sudah efektif menularkan Virus Corona ke orang lain, dan orang lain itu pun efektif menularkan ke orang lain lagi, begitu seterusnya.

Langkah Efektif: Pencegahan Oleh Diri Sendiri

Nampaknya langkah paling efektif saat ini untuk menahan laju penyebaran Virus Corona yang sudah ditetapkan sebagai Pandemi adalah Pencegahan Oleh Diri Sendiri. Setiap orang berusaha meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian diri sendiri agar tidak tertular Virus Corona dan agar tidak menjadi penular yang tidak sadar kepada keluarga dan orang sekitarnya.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri termasuk memeriksakan diri ke Rumah Sakit jika mengetahui pernah berinteraksi dengan penderita Corona, walaupun berinteraksinya itu sebelum diketahui penderita Corona tersebut tertular Virus Corona. 

Begitu juga jika pernah berkunjung ke rumah penderita Corona, pernah satu pesawat dengan penderita Corona, satu mobil, satu Kereta Api, Satu Bus, dan lain sebagainya. Termasuk Pencegahan Oleh Siri Sendiri adalah memeriksakan diri jika pernah berkunjung ke lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja penderita Corona. Ini penting sekali agar tidak menularkan ke orang lain tanpa sadar sehingga dapat menahan laju penyebaran Pandemi Corona.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu termasuk melakukan anjuran pemerintah dan petugas kesehatan seperti mengurangi salaman, mengurangi memegang benda-benda di tempat umum, mencuci tangan sebelum memegang wajah dan hidung, dan lain sebagainya.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu yang paling penting adalah jangan berinteraksi dengan orang yang tertular Virus Corona. Jangan berinteraksi dengan orang yang pernah berinteraksi dengan penderita Corona sebelum yang bersangkutan diperiksa petugas kesehatan, baik interaksinya itu sebelum maupun setelah penderita Corona terdeteksi.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu berarti jangan berkunjung ke rumah pemderita Corona walaupun penderitanya sudah diisolasi di Rumah Sakit karena virus mungkin masih menempel di banyak tempat di rumah tersebut dan mungkin ada anggota keluarga yang sudah tertular namun belum menunjukan gejala.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu berarti kurangi kunjungan yang tidak penting ke lingkungan tempat tinggal penderita Corona karena boleh jadi ada warga yang sudah terinfeksi namun belum menunjukan gejala karena interaksi warga lingkungan dengan penderita sebelumnya, semisal interaksi di arisan RT.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu juga berarti meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian jika berkunjung ke kantor penderita Corona dan kantor orang yang pernah berinteraksi dengan penderita Corona. Begitu juga saat berkunjung ke ruang publik lainnya.

Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu juga termasuk adalah memberitahu keluarga, lingkungan, rekan kerja, dan masyarakat bahwa dirinya terkonfirmasi tertular Virus Corona. Pemberitahuan ini tentulah sebagai wujud cinta dan kasih sayang sekaligus untuk melindungi orang-orang sekeliling dari potensi tertular Virus Corona sehingga Pandemi bisa dikendalikan. Seperti dilakukan wanite hebat, Menteri Kesehatan Inggris, Nadine Dorries beberapa hari lalu.

Identitas Penderita Perlu Dibuka?

Penanggulangan penyebaran Virus Corona yang sudah ditetapkan sebagai Pandemi oleh WHO yang paling efektif dan efisien adalah Pencegahan Oleh Diri Sendiri, seperti sudah diuraikan di atas. Pertanyaannya adalah bagaimana Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu bisa efektif dan efisien dilakukan jika masyarakat tidak mengetahui siapa saja penderitanya, di mana tinggalnya, di mana kantornya, dan ke mana saja dia pernah bepergian? Apakah Pencegahan Oleh Diri Sendiri itu hanya berdasarkan dugaan dan tebak-tebakan semana? Masyarakat mengira-ngira sendiri orang dan tempat yang berpotensi menularkan Virus Corona?

Memang ada ketentuan dalam UU Keterbukaan Informasi Publik untuk melindungi data pribadi riwayat kesehatan seseorang. Namun perlu diingat bahwa pasal itu dibuat tidak untuk situasi normal, pasal itu dibuat bukan untuk situasi abnormal atau darurat, terutama untuk situasi darurat medis, APALAGI UNTUK SITUASI PANDEMI, tidak sama sekali, pasal perlindungan data pribadi riwayat kesehatan pribadi itu dibuat bukan untuk situasi sedang terjadi penyebaran penyakit menular yang belum ada obatnya dan penularannya sangat cepat dan mudah, apalagi situasi penyebaran penyakitnya sudah berada pada level tertinggi yaitu PANDEMI. WHO pula yang mengumumkan situasi tersebut.

Apalah lagi bahwa cara paling efektif dan efisien mencegah penularan adalah Pencegahan Oleh Diri Sendiri. Itu berarti warga haruslah mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya untuk melaksanakan Pencegahan Penyebaran Virus Corona Oleh Diri Sendiri itu. Sementara informasi utama yang dilerlukan warga untuk melakukan Pemcegahan oleh Diri Sendiri tu adalah informasi tentang orang yang tertular Virus Corona, informasi riwayat perjalanan orang tertular Virus Corona, informasi tempat tinggalnya, informasi lingkungan tinggalnya, informasi lingkungan kerjanya, dan lain sebagainya.

Menurut pandangan penulis, dalam situasi darurat seperti saat sekarang ini, situasi adanya Pandemi Corona, yang perlu diutamakan adalah perlindungan kepada warga negara dengan memberikan informasi selengkap-lengkapnya, bahkan jika itu dengan mengesampingkan secara terukur beberapa hal yang merupakan hak pribadi untuk dilindungi dalam situasi normal.

Melindungi kepentingan umum itu haruslah didahulukan dari melindungi kepentingan pribadi, apalah lagi jika harus memilih antara melindungi kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi maka kepentingan umun haruslah didahulukan. 

Jika membuka data pribadi berupa riwayat kesehatan pribadi diperlukan demi untuk melindungi masyarakat dari penyebaran penyakit yang sudah ditetapkan sebagai Pandemi, maka membuka data pribadi riwayat kesehatan seseorang itu malah menjadi wajib, menjadi kewajiban hukum negara untuk melakukannya. 

Mengumumkan semua informasi semua hal terkait penyebaran suatu penyakit yang berstatus Pandemi kepada masyarakat, termasuk jika itu informasi pribadi yang dilindungi namun membahayakan publik jika tetap dirahasiakan, adalah hak seluruh warga negara untuk mendapatkannya secepat-cepatnya pada kesempatan pertama. Hal ini diatur dengan jelas dalam UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik tentang klasifikasi informasi yaitu Informasi Serta Merta

Itulah makna sesungguhnya INFORMASI SERTA MERTA dalam situasi Pandemi Corona ini.

Itulah syarat utama dari PODIS, Pencegahan Oleh Diri Sendiri

Hendra J Kede
Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:01 WIB

Menuju Perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta, Berikut Rangkaian Acara Seru yang Digelar Mulai Hari Ini hingga 12 Juni 2026

Di pekan pertama Juni 2026, sejumlah acara menarik akan digelar di sejumlah titik seperti di Taman Ismail Marzuki hingga Jiexpo Kemayoran.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 13:40 WIB

1 Orang Meninggal Dunia, Kebakaran di Cideng Tanah Abang Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Diduga akibat ledakan kompor gas tiga rumah semi permanen di Jalan Citarum Atas RT 18 / RW 01 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi hangus terbakar.

Jakarta Utara 05 Jun 2026, 13:32 WIB

Progres Capai 50 Persen, Sudin SDA Jakarta Utara Perbaiki Kali Sunter Upaya Atasi Banjir!

Progres sudah mencapai 50 persen, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan perbaikan turap Kali Sunter di Jalan Yos Sudarso.

News 05 Jun 2026, 12:52 WIB

HET MinyaKita Dikabarkan akan Mengalami Kenaikan, jadi Berapa? Ini Bocoran dari Pemerintah

Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 12:41 WIB

Satpel SDA Kramat Jati Perbaiki Turap Saluran PHB Induk Batu Ampar Sepanjang 50 Meter

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis, mengatakan perbaikan difokuskan pada bagian turap yang mengalami keretakan dan penurunan struktur.

Metropolitan 05 Jun 2026, 11:41 WIB

CFD di Rasuna Said Dimulai 7 Juni 2026 Pukul 05.30-09.00 WIB, Berikut Info Rute Alternatif Lalu Lintasnya

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terhubung langsung dengan kawasan tersebut.

News 05 Jun 2026, 11:28 WIB

Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator Kasus Dugaan Korupsi MBG, Siap Bongkar Nama Penting?

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya akan mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 10:54 WIB

Puskesmas Matraman Kini Punya Gedung 4 Lantai, Pramono: Layak Jadi Rumah Sakit

Kehadiran Puskesmas Matraman yang lebih modern ini diharap mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di wilayah terserbut dan sekitarnya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 10:41 WIB

Tanggal 6-7 Juni Kawasan GBK Diprediksi Padat, Deretan Rute Transjakarta yang Bisa Digunakan!

Masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi umum (Transum) menuju lokasi pelaksanaan berbagai acara berskala nasional dan internasional yang akan berlangsung di Kawasan GBK

News 05 Jun 2026, 10:07 WIB

Mobil Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Pertamina JBB Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Mobil tangki BBM terbakar di Tol Cisumdawu. Pertamina memastikan seluruh awak selamat dan pasokan BBM tetap aman.

Bisnis 05 Jun 2026, 09:36 WIB

Momentum Hari Lingkungan Hidup 2026, BNI Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Berkelanjutan

BNI tegaskan komitmen ESG di Hari Lingkungan Hidup 2026. Targetkan NZE operasional 2028 dan pacu pembiayaan hijau lewat TKBI.

Sport 05 Jun 2026, 09:12 WIB

Pembinaan Atlet Muda BNI dan PBSI: Indonesia Open Jadi Ajang Mental Juara

BNI dan PBSI sinergi kuatkan pembinaan atlet muda di Indonesia Open 2026 demi cetak mental juara dunia dan jaga tradisi emas.

Metropolitan 05 Jun 2026, 08:50 WIB

Akhir Pekan Ada Konser EXO Planet 6 hingga Raisa, Dishub DKI Prediksi Pengunjung Kawasan GBK Capai 43.000! Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Kantong Parkir di Sini

Dishub DKI Jakarta siapkan berbagai langkah antisipasi lalu lintas dan transportasi berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional yang berlangsung di Kawasan GBK pada 6 dan 7 Juni 2026

Metropolitan 05 Jun 2026, 08:29 WIB

Bappeda DKI Gelar JFF 2026 di Taman Ismail Marzuki, Pemprov DKI Siapkan Kantong Parkir Resmi di 10 Titik Lokasi Ini!

Pemprov DKI pastikan 10 lokasi kantong parkir resmi untuk acara Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 5-7 Juni yang diselenggarakan oleh Bappeda.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 08:18 WIB

Sudah Tahu? JPO Senes Sentral Jakarta Pusat Sudah Kembali Beroperasi Usai Alami Kerusakan Imbas Demo Akhir Augustus 2025 Lalu!

Usai alami kerusakan Imbas aksi demo pada akhir Agustus 2025 lalu, pada Kamis, 4 Juni 2026 JPO Senen Sentral kembali beroperasi dan bisa digunakan mulai pukul 18.00 WIB.