Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Jegal Anies! Begitulah kira-kira narasi singkat dari sekjen PSI, Raja Bali Antoni. 

Sejak beberapa lembaga survei merilis hasil bahwa Anies makin populer dan tinggi elektabilitasnya, sejumlah pihak galau. Termasuk PSI. Anies harus dijegal jadi presiden 2004, katanya 

Pertama, Pilpres 2024 masih lama. Empat tahun lagi. Kedua, Anies sendiri belum pernah menyatakan akan maju di Pilpres 2024. Bahkan ketika sebagian pendukungnya mau deklarasi, Anies panggil dan cegah. Ketiga, Anies selalu menyatakan ingin fokus kerja untuk Jakarta. Menunaikan 23 janji politiknya, dan memberikan pelayanan terbaik untuk warga Jakarta. Target Jakarta "Maju Kotanya Bahagia Warganya" sedang terus diikhtiarkan dengan kemampuan terbaik dari yang dimiliki. Kenapa harus galau? tanya publik. 

Galau karena kebijakan Anies tidak kompromistis dengan para cukong dan mafia bisnis di ibu kota? Boleh jadi. Selama ini Anies telah menghambat sejumlah bisnis reklamasi, apartemen dan dunia hiburan. Bukan menghambat, tepatnya mencegah bisnis yang melanggar aturan dan atau merugikan rakyat.

Salah seorang pentolan PSI menuduh bahwa Anies hanya bisa bicara, nol kerja. Tuduhan ini mirip para buzzer yang entah siapa yang mengoordinirnya. Sebaiknya cek data dan fakta. Ini akan terasa lebih obyektif.

Macet di Jakarta berkurang. Dari peringkat empat dari 416 kota termacet di dunia tahun 2011, jadi peringkat ketujuh tahun 2019. Dan tahun 2020 jadi peringkat ke 10. Dan sedang diupayakan untuk keluar dari 10 besar. Ini bukan opini, asumsi atau klaim. Tapi ini data resmi dari Tom Tom Traffic Index. Masuk akal, karena pengguna transportasi umum dua tahun terakhir ini naik drastis. Dari 338 ribu penumpang, sekarang sudah tembus satu juta lebih.

Banjir Jakarta, wilayah terdampak semakin menyempit, jumlah pengungsi makin berkurang, dan durasi waktunya makin pendek. Banjir surut setelah empat hari. Di era dua gubernur sebelumnya banjir surut setelah tujuh hari. Ini angka statistik dari lembaga semacam BPBD, Bappenas dan BMKG. Ini data dan bisa dicek. Mesti berbasis data, bukan survei persepsi responden di 34 provinsi. 

Pembangunan kota, terutama di jalan-jalan protokol. Trotoar untuk pejalan kaki semakin lebar dan nyaman, jalur sepeda sudah dibuat, ratusan taman dan lokasi penghijaun dibangun, Monas dan Taman Ismail Marzuki dalam proses revitalisasi, Masjid Apung di atas laut, unik dan artistik akan jadi icon baru di Ancol. Stadiin bertaraf internasional sedang dalam proses pembangunan.

Soal penghargaan, BPK, KPK dan sejumlah kementerian telah menganugerahkannya kepada Anies selaku pemimpin daerah. Ini prestasi yang boleh dianggap telah membedakan dengan sejumlah gubernur sebelumnya. Tentu, tak bermaksud membandingkan, karena itu tak etis. Setiap punya karya yang harus diapresiasi. Tapi setidaknya, ini bukti adanya pengakuan terhadap kinerja gubernur DKI.

Ini semua adalah data dan fakta. Soal opini bisa dibangun dengan berbagai tafsir dan persepsi, tapi seringkali justru keluar dan bertentangan dengan data dan fakta yang ada. Nah, kalau sudah sampai di opini, maka akan bergantung siapa mendukung siapa. Bukan lagi bergantung pada data di lapangan. Dan persepsi seringkali gak memiliki standar obyektifitas.

Ada kekurangan, kelemahan dan mungkin pekerjaan yang belum selesai di DKI, itu pasti. Tak ada pemimpin yang sempurna. Dua tahun lebih waktu tersisa adalah kesempatan bagi Anies untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai. Bisa dimanfaatkan juga untuk mengurangi tingkat kekurangan dan kesalahan, sekecil apapun, pasti ada. Salah ketik, itu salah satunya. Mosok hanya salah ketik disuruh mundur? Ngaco ah! 

Kalau kemudian hasil kerja Anies diapresiasi rakyat, lalu rakyat menilai Anies layak jadi presiden, tentu bukan sesuatu yang keliru. Itu hak rakyat untuk menilai dan punya harapan. Berharap kok dilarang? Yang pasti, Anies tahu diri dan nampak teguh dalam menjaga etika berpolitik. Anies tak merespon harapan rakyat itu, kecuali hanya dengan senyum. "Saya diberi amanah di Jakarta, tugas saya adalah menuntaskan janji dan bekerja yang terbaik untuk warga Jakarta", demikian kata Anies. Tetap cool dan santun.

Meski ada saja orang yang menilai Anies gubernur yang merasa seperti presiden. Dari mana melihatnya ya? Ini penilaian yang menurut saya juga kebablasan. Karena sampai hari ini belum ada indikator yang menunjukkan bahwa Anies bersikap layaknya presiden. Kalau performa dan kapasitasnya dinilai layak duduk di istana, itu tak bisa dijadikan tuduhan bahwa Anies merasa jadi presiden. Gak perlu harus galau. 

Makin galau, dan makin nyinyir terhadap Anies justru akan selalu memperbesar ruang buat rakyat untuk lebih kenal terhadap Anies dan akhirnya memperbesar apresiasi. Selama Anies tetap cool, santun, dan tidak bereaksi negatif dalam merespon sikap nyinyir dan segala bentuk bullyan itu, maka tidak saja popularitas, tapi gelombang dukungan kepada Anies akan semakin membesar. Dan selama ini, proses itu telah berjalan. 

Kalau dibuat rumusnya: (cacian lawan + senyum Anies = gelombang dukungan). Tentu faktor keberhasilan kerja tetap jadi variabel yang tak kalah pengaruhnya, terutama bagi kelompok rakyat yang lebih rasional. Kelas ekonomi dan pendidikan menengah akan selalu lihat hasil kinerja.

Dengan berbagai data di atas, yang tentu saja bisa dicek dan diklarifikasi, masih relevankah untuk mengatakan bahwa Anies gak bekerja? Keterlaluan! Dan akhirnya publik menilai bahwa kesimpulan macam ini hanya bisa keluar dari pernyataan orang-orang yang sedang galau. Gak cerdas!


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Revitalisasi Monas
# Taman Ismail Marzuki (TIM)
# Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
# PSI

News Update

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.