Melihat Jauh ke Depan...

(Repro internet)
(Repro internet)

Menurut catatan ilmu pengetahuan, makhluk hidup telah bertahan hidup di bumi sejak ribuan, bahkan jutaan tahun lampau. Namun manusia modern, mencakup seluruh umat manusia yang saat ini terpencar ke berbagai belahan bumi, diyakini banyak ilmuwan, baru dimulai dari sebuah lokasi di daratan Afrika pada 300 ribu - 200 ribu tahun lalu.

Diyakini pula bahwa makhluk hidup mengalami perubahan pada pola kehidupan dan pasang-surut besaran populasinya, seiring proses seleksi alam. 

Perubahan iklim secara ekstrem semacam peristiwa mendingin-nya seluruh permukaan bumi atau mencairnya zat yg membeku di dua kutub bumi, adalah perangkat seleksi paling berpengaruh dalam menentukan pola dan populasi makhluk hidup, termasuk manusia. Kecuali faktor lain yang sulit diprediksi, yaitu bumi ditabrak asteroid atau benda besar angkasa lain. Faktor lain yang juga berpengaruh tapi terlalu rumit untuk diprediksi adalah peristiwa semacam perang nuklir

Banyak ilmuwan meyakini bahwa bumi telah berkali-kali mengalami peristiwa dimana suhu permukaan bumi menjadi sangat dingin, sebuah era yang diidentifikasi sebagai zaman es. Meski teori tentang periodisasinya masih beragam, tapi sebagian besar percaya bahwa zaman es terakhir terjadi pada 12 - 10 ribu tahun lalu.

Karena manusia modern sekarang ini terlalu hobi mengumbar karbon diaoksida ke lingkungannya, para ahli memperkirakan kalo sempat terjadi lagi Zaman Es yang berikutnya, pasti akan melebihi 100 ribu tahun lagi.

Para ilmuwan yang juga mendasari kepercayaannya pada faktor religi, juga menyepakati perkiraan bahwa awal keberadaan spesies manusia modern yang sekarang ini, rentang peradabannya tidak seberapa dibanding usia bumi, atau bahkan dibanding rentang keberadaan makhluk hidup (golongan tumbuhan & hewan), selain percaya tidak memiliki keterkaitan asal muasal. Terutama dari rumpun samawi yang percaya bahwa manusia pertama merupakan ciptaan khusus dari Sang Maha Pencipta.

Menurut ajaran Hindu yang memiliki catatan cukup rinci tentang asal muasal melalui berbagai versi kitab Purana, manusia modern sekarang ini berasal dari leluhur era ketujuh dari 14 era yang seharusnya, meski tidak menyebut secara spesifik soal waktu, namun menyepakati soal periode peradabannya.

Jadi dengan mengacu pada berbagai alternatif catatan periode keberadaan manusia modern dalam rentang peradabannya di muka bumi, sejak awal hingga kini, semua menyepakati bahwa rentangnya sangat tidak seberapa dibanding rentang keberadaan bumi yang sudah berlangsung miliaran tahun. 

Melalui bukti otentik, makhluk hidup sudah dimungkinkan menjalani kehidupannya di muka bumi sejak jutaan tahun lalu. Fosil primata tertua yang pernah ditemukan, diperkirakan berusia 55 juta tahun. Jadi dibandingkan keberadaan rentang peradaban manusia, jauh lebih panjang.

Realitas menyatakan, dalam rentangnya yang sedemikian singkat, keberadaan manusia modern sekarang ini sudah mencapai tingkatan populasi yang fantastis. Populasi mamalia yang bisa menyaingi jumlah manusia modern, mungkin hanya tikus rumah. 

Menurut catatan resmi, populasi manusia modern pada tahun 2011 lalu ada di kisaran angka tujuh miliar orang. Menurut publikasi di situs internet tentang "Population Clock", populasi manusia saat ini sudah melebihi angka 7,7 miliar di seluruh dunia.

Beberapa ahli berpendapat, ketika populasi manusia sudah mencapai angka delapan miliar, cenderung akan memicu potensi masalah. Apa potensi masalahnya? Yan pasti adalah problem sosial yang terlalu rumit untuk diulas secara ringkas. 

Yang lebih pasti, makhluk hidup, termasuk manusa, sangat bergantung pada keberadaan Oksigen (O2) dan kita tahu bahwa produsen oksigen adalah proses fotosintesis pepohonan yang jumlah dan luasa-nya bukan bertumbuh, tapi malah berkurang. Itulah sebabnya banyak pihak yang begitu peduli pada proses penghijauan lahan dan hutan.

Di beberapa negara yang memiliki keunggulan pada bidang teknologi luar angkasa, bahkan India, sudah mencanangkan program eksplorasi kehidupan di luar wilayah bumi. Mungkin mencari peluang untuk membangun koloni yang layak untuk dihuni manusia pada saatnya nanti.

Paling menonjol dalam publikasinya adalah Program SpaceX di AS yang dimotori oleh Elon Musk. Secara terus terang menyatakan sudah merancang dan merekayasa sebah pemukiman di luar bumi untuk bisa dihuni oleh manusia kelak, salah satu yang ditujunya adalah Planet Mars.

Bumi bukan hanya akan terlalu sesak nantinya, bukan sekedar karena populasi manusia-nya yang makin membengkak secara signifikan dari tahun ke tahun. Tapi juga sumber daya penunjang peradabannya, seperti kadar oksigen di udara, serta sumber daya lain, seperti air bersih, mineral pendukung kehidupan, kemudian lingkungan yang sehat.

Kita sudah sering mendengar, beberapa varietas tanaman jadi semakin langka dan cenderung punah. Sesering juga kita dengar banyaknya spesies hewan yang makin langka dan cenderung menuju punah.

Manusia modern sekarang ini boleh saja masih merasa aman, paling tidak sampai puluhan tahun mendatang. Namun bagi yang semestinya peduli pada generasi penerus, seperti layaknya sebuah negara atau pemerintahan, selayaknya punya rencana untuk menghadapi situasi yang bakal terjadi di depan sana….

Sebagai pribadi tapi memiliki keturunan, yakni anak, lalu cucu, kemudian cicit, dan seterusnya, selayaknya sih juga perlu peduli...

Mungkin kini saatnya kita merenung dan melihat jauh ke depan, baik sebagai pribadi atau salah satu bagian dari seorang warga negara...

Orang seperti Elon Musk, sejak dia mempelajari realitas dan bisa berpikir ke depan, mungkin sudah mulai mikir hal ini dan pasti-nya sejak bertahun-tahun lau. Karena program yang dipimpinnya (SpaceX), sudah bisa cerita banyak hal….


Heru Nugroho 
Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama, dan Marketing PANDI; Mantan Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sensus penduduk

News Update

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.