PAN Anti Oposisi?

Zulkifli Hasan

Zulkifli Hasan

Sebagaimana tulisan saya sebelumnya, (Senin, 10/2/2020) yang berjudul "Dianggap Gagal, Siapa Ketua PAN Pasca Zulhas," saya tulis di alenia ke-enam bahwa "di dalam politik varian variabelnya sangat banyak. Maka, tidak ada yang mutlak. Semua kemungkinan tetap terbuka. Apalagi demokrasi di Indonesia, elektabilitas lebih sering dikendalikan oleh uang, bukan oleh integritas dan kapasitas."

Meski Zulhas adalah ketua umum PAN yang dianggap problematis, dalam kongres ia terpilih kembali. Zulhas kembali memenangkan pertarungan. Terpilih untuk kali kedua. Sampai di sini berakhirnya tradisi satu periode dan terhambatnya proses kaderisasi di PAN mulai dibincang banyak pihak.

Apa variabel paling dominan yang membuat Zulhas masih perkasa? Kekuatan uang? Atau adanya pihak ketiga, sebagaimana tuduhan Amien Rais selama ini.

Yang pasti, untuk menjadi ketua partai, termasuk PAN, biaya politiknya gak kecil. Rekonstruksi kasus Hambalang yang membongkar korupsi besar-besaran untuk biaya politik di kongres Partai Demokrat merupakan potret umum peredaran uang yang oleh rakyat dianggap gak masuk akal. Tapi, itulah yang terjadi secara umum di setiap suksesi parpol. Bahkan virus ini sudah menular ke Munas atau Muktamar Ormas. 

Hal yang juga menarik adalah mengapa calonnya Hatta Rajasa, yaitu Asman Abnur harus mundur dan suaranya diberikan kepada Zulhas, bukan kepada Mulfachri, jagonya Amien Rais. Limpahan suara Asman adalah penentu kemenangan. Ke mana suara ini diberikan, calon itu akan menang. Lagi-lagi, sebagaimana artikel saya tanggal 10 Februari lalu  alenia ke-sembilan saya katakan "kongres kali ini akan menjadi duel antara dua tokoh berpengaruh di PAN, yaitu Amien Rais dan Hatta Rajasa." Artinya, kenapa suara Asman tidak ke calonnya Amien Rais, ini semata untuk menghindari mata hari kembar di PAN.

Tulisan di atas saya kutip untuk menegaskan jawaban atas pertanyaan mengapa suara Asman Abnur, calon dari Hatta Rajasa ini diberikan kepada Zulhas, bukan kepada Amien Rais. Karena Hatta tak ingin bernasib seperti Soetrisno Bachir jika di PAN masih ada Amien Rais. Sekalipun Soetrisno Bachir adalah ketua MPP PAN, tetapi eksistensinya gak nampak karena ada nama besar Amien Rais sebagai ketua Dewan Kehormatan yang membayang-bayanginya.

Dengan mendukung Zulhas, Hatta Rajasa menjadi ketua MPP, dan tak ada lagi struktur Dewan Pertimbangan. Artinya, Amien Rais gak lagi punya posisi di PAN. Apakah Amien Rais akan sama nasibnya dengan Gus Dur saat PKB diambil alih oleh Muhaimin? 

Apapun proses yang terjadi dengan dinamika kongres PAN yang sempat berdarah-darah, Zulhas telah terpilih. Sah, karena melalui proses yang demokratis. Secara konstitusional, PAN lima tahun kedepan sepenuhnya ada di tangan Zulhas, minus Amien Rais yang selama ini menjadi bayang-bayang bagi Zulhas. Tanpa Amien Rais, Zulhas lebih bebas untuk menentukan arah kebijakan partai. Termasuk untuk tidak beroposisi. 

Dua hari setelah terpilih Zulhas deklarasi bahwa PAN tidak akan jadi partai oposisi. "PAN menganut prinsip multipartai dalam berpolitik sehingga memiliki banyak teman untuk meraih lebih banyak dukungan dari masyarakat. 

Paling tidak, kita tidak bermusuhan dengan banyak orang. Kita ini multipartai karena itu kita perlu teman banyak agar fleksibel  dalam memilih", jelas Zulhas. (Rebublika, 13/2). Nah, alasan ini yang disoal oleh publik. Apa hubungannya oposisi dengan permusuhan? Bukannya oposisi itu bagian yang substansial dari tugas DPR untuk mengontrol jalannya pemerintahan. Tanpa oposisi, negara akan menuju ke otoritarianisme. Karena gak ada sparing partner yang mendorong pemerintah bekerja lebih terukur dan terkontrol. Jadi, menjadi oposisi bukan untuk cari musuh bung.

Sebaliknya, PPP dan PBB malah kehilangan banyak kursi dan suara karena salah hitung ketika bergabung dalam koalisi pemerintahan. Berbeda kondisinya dengan PKB yang justru melimpah suaranya ketika mendukung Ma'ruf Amin jadi Cawapres. PAN tentu beda karakter pemilihnya dengan PKB. 

Yang menarik bukan pernyataan Zulhas terkait deklarasinya untuk tidak beroposisi. Zulhas gak mungkin gagal paham. Zulhas sadar ketika menarasikan pilihan politiknya itu. Justru yang menarik: apa sesungguhnya yang terjadi di balik pernyataan Zulhas itu? Spirit dan semangat apa yang melatari lahirnya pernyataan Zulhas itu? Pesan apa yang ingin disampaikan Zulhas melalui pernyataannya itu? Apakah ada kaitannya dengan ucapan "terima kasih" Zulhas kepada Pak Jokowi yang disampaikannya segera setelah selesai kongres? Apakah ini semua ada hubungannya dengan pemanggilan Zulhas oleh KPK akhir-akhir ini? Biarlah publik yang menilai. 

Rakyat hanya berharap PAN kedepan lebih baik dan lebih independen dalam setiap keputusan politiknya. 


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait

News Update

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.