Revitalisasi Disoal, Sing Waras Ngalah

kumparanNEWS 21 Januari 2020 23:55 News Kontraktor Revitalisasi Monas Dipertanyakan, Pemprov DKI Menjawab PTR, Revitalisasi kawasan Monumen Nasional Revitalisasi kawasan Monumen Nasional. Foto: Muhammad Darisman/kumparan Revitalisasi atau penataan Monas yang dilakukan Pemprov DKI menuai berbagai respons dari masyarakat. Selain banyaknya pohon yang ditebang, kini perusahaan kontraktor ikut jadi sorotan.  Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, mempertanyakan kontraktor revi

kumparanNEWS 21 Januari 2020 23:55 News Kontraktor Revitalisasi Monas Dipertanyakan, Pemprov DKI Menjawab PTR, Revitalisasi kawasan Monumen Nasional Revitalisasi kawasan Monumen Nasional. Foto: Muhammad Darisman/kumparan Revitalisasi atau penataan Monas yang dilakukan Pemprov DKI menuai berbagai respons dari masyarakat. Selain banyaknya pohon yang ditebang, kini perusahaan kontraktor ikut jadi sorotan. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, mempertanyakan kontraktor revi

"Doakan saya agar tidak salah dalam setiap mengambil keputusan. Kalau dianggap salah, itu gak masalah," kata Anies dalam suatu kesempatan.

Dianggap salah, nampaknya bukan problem bagi Anies. Sudah biasa! Tinggal tunjukkan data dan fakta yang sesungguhnya, beres! Selama ini begitulah ritmenya. Tetapi, tetap harus hati-hati. Begitu pesan para pendukungnya.

Tidak ramai jagat Indonesia kalau tidak menyoal Anies. Apa saja bisa jadi obyeknya. Pemerhati dan pemantau Anies sangat kreatif. Orang menyebutnya "haters". Terkini, tapi bukan yang terakhir, soal revitalisasi Monas.

Monumen yang dibangun sejak 17 Agustus 1961 ini. Boom! Mendadak ribut. Dua yang disoal. Izin dan potong pohon.

Revitalisasi Monas harus ijin, begitu menurut pihak kemensesneg. Ini diatur di dalam Keppres No. 25 Tahun 1995. Keppres ini diantaranya berisi tentang tugas Komisi Pengarah sebagaimana bunyi pasal 5 huruf a) memberikan pendapat dan pengarahan kepada badan pelaksana (Gubernur DKI) dalam melaksanakan tugasnya. Huruf b) memberikan persetujuan terhadap perencanaan beserta pembiayaan pembangunan Taman Medan Merdeka yang disusun oleh Badan Pelaksana.

Menurut Sekda DKI, Syaefullah, gak ada kalimat "harus izin" ke komisi yang secara eksplisit disebutkan dalam Keppres itu. Kendati begitu, Pemprov DKI nampaknya cenderung menghindari polemik.

Siapa Komisi Pengarah yang dimaksud dalam Keppres itu? Komisi Pengarah ini anggotanya berasal dari tujuh institusi. Pratikno (mensesneg) sebagai ketua merangkap anggota, Anies (gubernur DKI) sebagai sekretaris merangkap anggota. Lima yang lain adalah Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Pariwisata, Mendikbud, Menteri Perhubungan dan Menteri Lingkungan Hidup.

Sebagai sekretaris Komisi Pengarah Anies paham akan pentingnya keterlibatan komisi ini. Karena itu, Anies melibatkan anggota komisi dari awal, di antaranya dalam proses lelang design Monas. Ada anggota tim penilai berasal dari Komisi Pengarah. Artinya, komisi sesungguhnya tahu proses dan terlibat dari awal. Ini hanya soal administrasi. Tepatnya soal satu lembar surat yang disebut "surat persetujuan". Kalau gak setuju, mosok terlibat dari awal?

Karena ada yang menyoal penebangan pohon dan izin, lalu satu lembar surat jadi masalah. Seolah-olah ada yang sengaja cari-cari masalah, atau lepas tangan ketika ada yang mempersoalkan. Memang, kalau gak begitu gak ramai. Anda gak akan tahu ternyata ada yang namanya Komisi Pengarah itu.

Publik sadar, ngobrolin Anies selalu akan jadi hot isu. Gubernur DKI secara umum, khususnya Anies saat ini, akan selalu menjadi magnet media. Ini potensial menjadi tempat sejumlah pihak cari panggung (numpang populer), plus carmuk. Hajar Anies membuat bos senang. Ini juga bisa jadi investasi loyalitas. Hal biasa dalam dunia politik.

Di dunia aktifis, hajar orang jadi duit. Demo orang, juga bisa jadi duit. Anies dianggap sasaran menggiurkan bagi orang-orang yang menggeluti profesi di bidang ini. Kendati kemudian ada sejumlah orang yang populer sebagai tokoh antagonis, cuek aja. Yang penting posisioning dapat, dan duit ngalir. Gak peduli kutukan netizen.

Ingat, tidak semuanya seperti itu. Ada pengkritik yang positif. Bersikap obyektif dan orientasinya memberi masukan konstruktif kepada Anies demi kepentingan rakyat dan bangsa kedepan. No cari-cari salah, no maki-maki, no fitnah. Orang-orang seperti inilah yang dibutuhkan untuk sebuah bangsa yang sehat.

Bagaimana dengan orang-orang yang mau laporkan Anies ke polisi dan KPK? Bagaimana dengan yang menuduh ini bagian dari kejahatan lingkungan hidup? Wuih, ngeri kali bahasanya. Soal ini, wajar atau lebay, biarlah publik secara obyektif menilai.

Anies pilih diam. Hindari polemik yang tidak perlu. Tak mau berdebat soal tafsir Keppres No 25 Tahun 1995. Anies berkirim surat. Satu lembar surat dibuat, dikirim dan sudah diterima oleh Komisi Pengarah. Kapan surat dibalas? Kapan proyek akan jalan lagi? Rakyat perlu bersabar. Mosok mau dihentikan selamanya? Entar stasiun MRT di Monas gak jadi dibangun dong.

Yah, setidaknya ramai dulu. Beri kesempatan media dapat berita. Beri peluang sejumlah orang dapat panggung. Siapa tahu juga ada yang dapat ongkos demo. Setelah demo banjir, barangkali ada demo soal ijin revitalisasi Monas. Lumayan!

Bagaimana dengan 190 (atau 205) pohon yang ditebang? Oh ya, itu ditebang atau dipindahin? Ditebang, atau diganti di tempat lain? Kalimatnya mesti clear. Supaya konotasi, pemahaman dan tafsirnya obyektif. Sesuai aturan Dinas Pertamanan No 9 Tahun 2002 di mana setiap pohon yang ditebang harus diganti 10 pohon dengan diameter 10 cm dan tinggi 3 meter.
 
Sekedar perbandingan, era Jokowi ada 1.500 pohon ditebang. Era Ahok ada 2.550 pohon, dan era Djarot ada 1670. Gak masalah tuh. Dan memang gak perlu dipermasalahan, asal diganti. Berarti, ini bukan soal pohon yang ditebang, tapi soal Anies jadi gubernur. Nah, kalau itu persoalannya, sing waras ngalah.

Di sisi lain, soal bagaimana disain Monas dan apa manfaat hasil revitalisasi? ini jauh dari berita. Padahal, justru ini yang lebih layak dijadikan diskusi publik. Jauh lebih substansial ketimbang debat soal satu lembar surat sebagai tafsir administrasi Keppres 25/1995 dan penebangan pohon.

Di antara rencana revitalisasi adalah menyiapkan stasiun MRT di sisi Barat Monas. Jadi, masyarakat kalau mau ke Monas cukup naik MRT. Lewat lorong langsung sampai di halaman Monas.

Dari sisi Timur (stasiun Gambir) pengunjung bisa menikmati renung genang. Di tengah ada retensi air. 3,4 ha sisi selatan dibuat untuk taman (ruang interaksi sosial). Dan di sisi utara ada penangkaran rusa.

Ini akan jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk datang ke Monas. Sebuah icon ibu kota dan monumen yang bersejarah. Yang waras, mari diskusi soal ini.


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.