Literasi Digital dan Daya Tahan Bangsa

Ilustrasi (© wheretotravel.today)
Ilustrasi (© wheretotravel.today)

Kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi tak selamanya membawa dampak positif bagi masyarakat. Meskipun kemajuan tersebut membawa kemudahan di berbagai bidang, ada permasalahan serius yang ditimbulkan tatkala kemajuan tersebut disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Banjir hoaks dan ujaran kebencian di media sosial, berita palsu yang memicu misinformasi dan konflik di masyarakat, merupakan bukti sahih betapa kemajuan peradaban manusia tak selamanya membawa kemaslahatan.

Situasi menjadi lebih genting ketika eksistensi berbagai penyimpangan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi tersebut tak diimbangi dengan kapasitas kognitif masyarakat dalam menerima dan mengolah informasi yang ada.

Survei yang diselenggarakan Siberkreasi pada Maret-November 2019 terhadap 987 responden di 18 kota di Indonesia menunjukkan bahwa 54,4 persen responden masih bingung dalam mengidentifikasi hoaks. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan mengingat kelompok masyarakat yang disurvei ini pada umumnya berpendidikan tinggi, seperti mahasiswa, guru, dan aparatur sipil negara.

Urgensi Literasi Gigital

Literasi digital menjadi istilah yang begitu populer di masyarakat akhir-akhir ini. Konsep ini diyakini sebagai salah satu solusi yang bisa diterapkan dalam mengatasi berbagai persoalan di ranah siber yang meresahkan masyarakat.

Secara sederhana literasi digital dimaknai sebagai kecakapan yang dimiliki oleh seseorang dalam menerima dan mengolah informasi secara cerdas, bijak, dan taat hukum melalui penggunaan perangkat informasi dan komunikasi. Secara singkat, literasi digital mensyaratkan kecakapan di bidang sosial dan psikologis, di samping tentu saja penguasaan kompetensi yang bersifat teknis.

Meskipun diyakini sebagai sebuah solusi jitu dalam mengatasi permasalahan, literasi digital di Indonesia masih sangat lemah, baik secara konsep maupun implementasi. Kondisi ini disebabkan karena pihak-pihak yang menginisiasi konsep ini sebagai solusi belum benar-benar memahami landasan filosofis yang menjadi batu pijak bagi penerapan literasi digital itu sendiri.

Tanpa landasan filosofis yang jelas, eksekusi konsep ini tidak akan berjalan mulus dan masif. Alih-alih dikonversi oleh pemerintah menjadi sebuah kebijakan publik yang memiliki payung hukum, pelaksanaan di level masyarakat madani masih berjalan sendiri-sendiri dan tidak kompak.

Literasi digital memiliki signifikansi terhadap ketahanan nasional. Tanpa literasi digital yang mumpuni, kondisi banjir informasi di ranah siber yang dialami oleh sebuah negara berpotensi besar menjadi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) terhadap stabilitas nasional.

Terlebih lagi fakta menunjukkan bahwa aktivitas hoaks, ujaran kebencian, serta berita palsu selalu muncul berbarengan dengan isu-isu politik seperti pemilihan umum. Di Indonesia sendiri, perhelatan Pilpres 2014 dan 2019, serta beberapa Pilkada dalam rentang dua tahun terakhir sangat kental diwarnai oleh aktivitas-aktivitas tersebut.

Meski baru booming akhir-akhir ini, literasi digital sebagai sebuah konsep dan gerakan sudah bergeliat sejak lama. Pelakunya adalah kelompok-kelompok masyarakat yang peduli akan urgensi literasi digital untuk mengedukasi masyarakat awam dalam menerima informasi di ranah siber. Hanya saja, resultansi dari pergerakan yang dilakukan oleh kelompok ini belum bisa dikatakan maksimal.

Penyebabnya antara lain implementasi yang masih berjalan sendiri-sendiri, sebaran kegiatan yang menitikberatkan di suatu wilayah, namun nir-eksistensi di wilayah lainnya, format kegiatan yang masih bersifat jangka pendek, serta ketiadaan basis data yang menjadi pedoman pelaksanaan bersama.

Solusi Permasalahan

Diskursus mengenai literasi digital merupakan diskursus yang menyangkut ketahanan nasional atau daya tahan suatu bangsa. Asumsi ini tidaklah berlebihan karena dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas negatif di ranah siber dapat merusak bangunan kerukunan di masyarakat, menghambat arah gerak demokrasi, dan menyumbat pengetahuan masyarakat.

Apabila kondisi tersebut tidak ditangani, maka akan berdampak domino terhadap gatra kehidupan lainnya. Fakta ini cukup untuk menjadi sebuah premis yang menghantarkan segenap elemen bangsa agar bahu-membahu dalam menyukseskan program literasi digital di tanah air.

Pelaksanaan literasi digital tidak bisa hanya ditumpukan kepada sekelompok kecil masyarakat yang peduli. Konsep ini harus menjelma sebagai konsensus bersama yang harus diterjemahkan sebagai gerakan kemasyarakatan yang masif serta kebijakan publik formal yang diselenggarakan pemerintah. Pemerintah dalam konteks ini adalah segenap pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah, dan tidak hanya menjadi beban tanggung jawab satu institusi saja, tapi diselenggarakan secara tanggung-renteng sebagaimana halnya isu pendidikan diampu secara bersama-sama oleh banyak institusi.

Setidaknya ada beberapa langkah yang bisa ditempuh dalam mengoptimalkan eksekusi konsep literasi digital.

Pertama, pemerintah merupakan aktor kunci agar konsep ini bisa terselenggara dengan baik. Literasi digital pada hakikatnya merupakan isu di bidang pendidikan. Oleh sebab itu, penguatan literasi digital seyogianya dituangkan dalam bentuk dimasukkannya program literasi digital sebagai kurikulum pendidikan.

Pendidikan yang dimaksudkan di sini adalah pendidikan dasar dan menengah. Sejak dini masyarakat harus dibekali kemampuan untuk berfikir kritis sehingga ada metode saring dalam kognitif mereka ketika menerima informasi. Dimasukkannya literasi digital sebagai kurikulum bisa dalam bentuk mata pelajaran sendiri, bisa juga dipadukan dengan pendidikan karakter.

Kedua, penyelenggaraan pendidikan karakter tidak bisa ditumpukan pada satu kementerian saja semisal Kemendikbud, tapi harus bersifat lintas sektor. Program bela negara yang diinisiasi Kemenhan misalnya, seyogianya memasukkan literasi digital sebagai mekanisme cegah-tangkal terhadap AGHT yang berpotensi merongrong kedaulatan.

Strategi kontra-terorisme dan radikalisme yang digalakkan oleh BNPT dan Polri juga dapat memasukkan literasi digital sebagai sub-strategi atau bidang kajian khusus.

Ketiga, sebuah program atau kebijakan tentu saja membutuhkan dana untuk penyelenggaraan. Dikaitkan dengan kebutuhan untuk penyelenggaraan program secara massif serta pengadaan satu basis data nasional yang menjadi dashboard bersama, maka penting untuk memasukkan isu ini dalam thematic budgeting pemerintah di APBN seperti halnya isu perubahan iklim dan kesetaraan gender yang telah mendapatkan atensi.

Kebutuhan akan basis data nasional menjadi persoalan tersendiri dalam penguatan literasi digital di tanah air. Basis data ini diharapkan dapat menyajikan informasi mengenai tingkat inklusi digital masyarakat yang berbasis wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, hingga ke desa-desa yang sudah melek teknologi.

Keempat, program literasi digital harus didampingi oleh proses penegakan hukum yang kuat oleh pemerintah. Hal ini penting agar tidak terjadi kebocoran manfaat dari program yang dijalankan. Akan sangat sulit memancangkan tiang program literasi digital yang kuat apabila oknum pelaku kejahatan siber tidak ditindak secara tegas melalui hukum positif yang berlaku. Di sinilah urgensi penting dari keberadaan institusi terkait seperti Kemenkominfo, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Polri dalam menjalankan strategi monitoring, mitigasi, serta penindakan.

Terakhir, dibutuhkan penguatan pemahaman dan penghayatan akan nilai-nilai Pancasila yang secara simultan diintroduksi ke berbagai jenjang pendidikan, baik yang sifatnya formal maupun non-formal. Solusi terakhir ini bersifat filosofis, namun menjadi faktor yang sangat fundamental. Kita semua berharap agar program literasi digital di tanah air dapat segera diperkuat.

Segala aktivitas negatif di ranah siber tidak akan berguna tatkala berhadapan dengan masyarakat yang bijak dan cerdas dalam mengolah informasi yang mereka terima.


Boy Anugerah
Mahasiswa Studi Kepemerintahan dan Kebijakan Publik di SGPP Indonesia

 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hoaks
# Ekonomi Digital
# literasi

News Update

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.