Randi, Yusuf, dan Kesedihan Kita

Gubernur Sultra Ali Mazi dan Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh saat berdoa untuk kesembuhan mahasiswa UHO Kendari, Yusuf Kardawi. Dikabarkan telah meninggal dunia, Jumat (27/9/2019) /Dokumen Dinas Kominfo Sultra

Gubernur Sultra Ali Mazi dan Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh saat berdoa untuk kesembuhan mahasiswa UHO Kendari, Yusuf Kardawi. Dikabarkan telah meninggal dunia, Jumat (27/9/2019) /Dokumen Dinas Kominfo Sultra

Yang dikhawatirkan banyak pihak akhirnya terjadi. Eskalasi sosial meningkat dan jatuh korban jiwa. Di Kendari, Sulawesi Tenggara, aksi mahasiswa yang berlangsung Kamis (26/9), dua orang korban mahasiswa meninggal. Diduga karena kena tembakan peluru dan benturan di kepala.

Jagat sosial media dan platform percakapan daring pun sontak ramai. Tagar #KendariBerduka menggema luas.

Hingga Kamis dan Jumat pagi, solidaritas dan kecaman pada aparat polisi yang diduga sebagai pelaku terus bermunculan. Meluas cepat. Juga tuntutan agar ada penyelidikan dan penghukuman tegas bagi pelaku. Siapapun yang kelak terbukti.

Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) nama korban mahasiswa itu. Randi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari semester tujuh. Angkatan 2016. Sedang Yusuf adalah mahasiswa Fakultas Teknik. Asal kampusnya sama dengan Randi. Kampus keduanya adalah PTN terbesar di Sultra. 

Sebelumnya, pada siang harinya berlangsung aksi unjuk rasa damai sejumlah mahasiswa dari kampus negeri maupun swasta yang di pusatkan di kantor DPRD Sultra. 

Tema aksinya relatif sama dengan aksi mahasiswa di Jakarta dan kota-kota lain yang digelar di hari sebelumnya. Masih terkait penolakan atas RUU KPK, RUU KUHP dan sejumlah RUU yang kontroversial. 

Dilaporkan ribuan mahasiswa terlibat dalam aksi. Lalu entah apa pemicunya, mahasiswa terlibat ricuh dengan aparat polisi yang mengamankan gedung. Di tengah suasana ricuh, Randi roboh dan dilarikan ke rumah sakit oleh rekan-rekannya. Ada bekas luka di dadanya. Seperti luka tusuk atau kena tembakan peluru.

Di tengah jalan, nyawanya tidak tertolong. Randi meninggal. Jasadnya oleh keluarga diminta dilakukan autopsi. Sementara, rekan lainnya, Yusuf Kardawi (19), meninggal pada Jumat subuh setelah sebelumnya alami kritis dan dioperasi tim dokter RS Bahteramas Kendari.

***
La Sali baru saja pulang dari melaut. Rumahnya yang berada di pesisir di Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara mendadak ramai. Nelayan ini heran dan bertanya ada apa ramai malam-malam. Lalu perwakilan keluarga menyampaikan bahwa anaknya Randi telah meninggal di Kendari, setelah demo siang tadi. 

Tangisan lantas pecah dari rumah panggung kayu itu. La Sali dan istrinya Wa Nasrifa menangis. Keduanya adalah orang tua kandung Randi. Jarak kampung ini dengan lokasi kejadian sekitar 3 jam perjalanan laut dan darat.

La Sali dan Wa Nasrifa, serupa harapan orang tua lain pada anak tersayangnya yang sedang menimba ilmu di rantau orang. Berharap anaknya kelak jadi sarjana. Lalu kemudian meniti karir untuk meraih sukses, lalu ikut membantu kehidupan keluarganya. 

Tak pernah keduanya membayangkan putranya, Randi, anak kedua dari lima bersaudara, mengalami nasib gugur dalam aksi mahasiswa. Apalagi dengan luka tembakan di tubuhnya. 

Kematian Randi dan Yusuf tentu tidak ada yang menginginkan baik dari pihak keluarga, maupun bagi aparat kepolisian yang mengawal aksi. 

Penjelasan Humas Polda Sultra bahwa pada saat aksi personel polisi yang ditugaskan mengamankan aksi unjuk rasa tidak dibekali peluru tajam dan peluru karet. Sebelum bertugas personel diperiksa. Sesuai SOP hanya melengkapi diri dengan tameng, tongkat dan peluru gas air mata. 

Demikian intisari keterangan disampaikan pihak humas polisi ke media, beberapa jam setelah informasi kematian Randi. 

Namun nasi telah menjadi bubur. Duka nestapa kematian Randi dan Yusuf belum lagi akan sirna. Terlebih bagi orang tua, kerabat keluarga dan sahabat-sahabatnya. Pun bagi kita, warga Indonesia, yang masih punya empati pada kemanusian. 

Kesedihan bapak La Sali, Ibu Wa Nasrifa, serta para saudara, kerabat dan kawan sejuang Randi dan Yusuf adalah kesedihan semua kita. Kesedihan Indonesia.

Randi dan Yusuf telah gugur karena berjuang bukan untuk kepentingan dirinya. Atau keluarganya. Dia berjuang, bersama barisan mahasiswa Indonesia, karena kebenaran yang diyakini sepenuh jiwanya. Sebagaimana tapak perjalanan historikal negeri ini yang tak pernah lepas dari peran penting kepeloporan kaum muda.

Presiden, Kapolri, Komnas HAM, Kompolnas dan institusi terkait, mesti menyikapi ini secara benar dan serius. Prosedur hukum mesti ditempuh secara tegas dan kongkrit pada pelaku. Termasuk pada pemberi perintah dan pengendali aparat yang berlaku sewenang-wenang. 

Keadilan atas kematian kedua pejuang mahasiswa Indonesia ini mesti terwujud. Secara nyata, bukan dengan janji dan sebatas lip service. Bagaimana pun caranya. Apapun risikonya. Yang paling penting, kasus serupa ini jangan terulang lagi. Pada siapapun. 

Selamat jalan, Randi dan Yusuf. Al Fatihah untuk kalian berdua. Kembalilah pada Rabbmu dengan tenang. Sampai berjumpa di alam keabadian. Kami semua menyayangimu. 

Dalam doa-doa terbaik untuk kalian berdua, izinkanlah kami titip penggalan syair "Darah Juang" ini: 

bunda relakan darah juang kami 
tuk membebaskan rakyat..
bunda relakan darah juang kami
padamu kami berbakti
padamu kami mengabdi...


Erwin Usman
Pendiri Lembaga Bantuan Hukum Kendari

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).