Jadi 'Tumbal' dalam Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Milik Jokowi, Ini Pernyataan Gus Nur Usai Mendapat Amnesti!

Sugi Nurhadi atau lebih dikenal dengan Gus Nur, merupakan salah satu sosok korban dalam pusaran kasus dugaan Ijazah Palsu milik Jokowi.
Sugi Nurhadi atau lebih dikenal dengan Gus Nur, merupakan salah satu sosok korban dalam pusaran kasus dugaan Ijazah Palsu milik Jokowi.

AYOJAKARTA.COM – Sugi Nurhadi atau lebih dikenal dengan Gus Nur, merupakan salah satu sosok korban dalam pusaran kasus dugaan Ijazah Palsu milik Jokowi.

Bermula dari obrolannya di sebuah siniar bersama Bambang Tri selaku Penulis buku Jokowi Undercover, Gus Nur mulai mempercayai bahwa Ijazah Palsu bukan hanya tudingan.

Selain berdasarkan pada pemaparan data yang ada, anggapan mengenai dugaan Ijazah Palsu milik Jokowi juga diperkuat melalui sumpah Bambang Tri menggunakan kitab suci.

Baca Juga: Info Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Timur, Ada Pekerjaan Pembangunan Saluran Jacking dan Crossing hingga 22 Desember 2025

Pernyataan mengenai ihwal keyakinannya bahwa ijazah milik Jokowi palsu tersebut, disampaikan langsung oleh Gus Nur dalam sebuah diskusi bersama Aiman Witjaksono.

Sempat menuai banyak sorotan karena rekaman Sumpah Mubahalah, Gus Nur mengaku siap mengalami penderitaan jika pernyataannya mengenai Ijazah Jokowi tidak benar.

Buntut dari unggahan videonya tersebut, Gus Nur mulai berurusan dengan pihak kepolisian sebagai Saksi dalam perkara dugaan penistaan agama.

Berselang beberapa jam usai pembuatan BAP di Polda, status Gus Nur sebagai Saksi mendadak mengalami perubahan menjadi Tersangka.

“Saya dapat panggilan, di BAP awalnya Saksi, penyidik keluar ke ruangan lain, setelah kembali saya naik jadi Tersangka, langsung dijebloskan ke Bareskrim,” ungkap Gus Nur.

Baca Juga: Bingung Pilih Oppo Reno 14F atau Poco F7? Simak Perbandingan Spesifikasi, Performa, Layar, hingga Baterai

Sebelum divonis bersalah atas tuduhan pasal berlapis, Gus Nur mengaku sempat mengalami sejumlah peristiwa kurang manusiawi selama proses hukum berlangsung.

Disamping karena terindikasi kuat merupakan bagian dari rencana, proses penetapan hukum hingga menjadi Terpidana juga terkesan dipaksakan.

Sebelum memulai persidangan, Gus Nur juga mengaku sempat ditawarkan kebebasan jika bersedia mengakui perbuatan dan meminta maaf.

Namun demikian, Gus Nur memilih untuk tidak bersikap kooperatif dan membiarkan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan.

Terkait dengan proses peradilan selama enam bulan yang terjadi sebelum vonis dijatuhkan, Gus Nur juga mendapati sejumlah kejanggalan.

Disamping Pihak Pelapor tidak memiliki Kekuatan Hukum, Gus Nur juga mengaku sempat terkejut karena banyaknya pihak yang berusaha mengkriminalisasikannya.

Baca Juga: Bansos BPNT Rp600.000 Cair Agustus 2025: Pemilik KKS Bank Mandiri Bisa Cek Saldo Sekarang

“Saya baru tahu kalau ternyata Penyidik, Jaksa, Hakim, 35 Saksi Memberatkan, tidak satupun yang pernah melihat Ijazah Aslinya,” ungkap Gus Nur.

Akibat terlalu banyaknya kejanggalan tersebut, Gus Nur mengimani bahwa Jokowi yang saat itu menjabat sebagai Presiden telah menyiapkan tim untuk terlibat dalam kasus Ijazah Palsu.

Setelah mendapatkan Bebas Bersyarat dan Bebas Murni usai Amnesti Presiden Prabowo, Gus Nur menyebut orang-orang yang terlibat dalam kasus dugaan Ijazah Palsu seperti instrumen.

“Itu semacam instrumen hukum, sudah ada lengkap,” jelasnya seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube Official iNews.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gus nur
# amnesti
# Ijazah Palsu
# Jokowi

News Update

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.