Beli atau Sewa Rumah, Mana yang Lebih Baik buat Pasutri di Awal Pernikahan?

Awal masa pernikahan, pasutri baru biasa dihadapkan keputusan penting. Salah satunya, beli rumah atau sewa. Pilihan ini harus disesuaikan dengan kondisi finansial dan tipe keluarga yang akan dibangun. (HiveBoxx on Unsplash)
Awal masa pernikahan, pasutri baru biasa dihadapkan keputusan penting. Salah satunya, beli rumah atau sewa. Pilihan ini harus disesuaikan dengan kondisi finansial dan tipe keluarga yang akan dibangun. (HiveBoxx on Unsplash)

AYOJAKARTA.COM - Pasangan yang baru menikah sering kali dihadapkan pada berbagai keputusan penting di awal pernikahan. Salah satunya adalah menentukan tempat tinggal, apakah lebih baik membeli rumah atau cukup menyewa? 

Pertanyaan tersebut sering membingungkan, terlebih kedua pilihan itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keputusan ini tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga kenyamanan serta rencana jangka panjang rumah tangga. 

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dipertimbangkan oleh keluarga baru dalam menentukan pilihan terbaik antara membeli atau menyewa rumah.

  1. Memahami kebutuhan tipe keluarga

Dalam menentukan soal beli rumah atau sewa, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan tipe keluarga yang diinginkan. Jika pasangan baru berencana membangun keluarga besar dalam waktu dekat, lebih baik mempertimbangkan untuk membeli rumah dengan luas yang cukup. 

Sebaliknya, jika masih dalam tahap beradaptasi dan belum memiliki rencana pasti mengenai jumlah anggota keluarga, sewa rumah bisa menjadi solusi sementara yang lebih fleksibel.

  1. Pertimbangkan kemampuan finansial

Keputusan antara membeli dan menyewa rumah sangat bergantung pada kondisi finansial. Membeli rumah membutuhkan dana yang besar untuk uang muka, cicilan, dan biaya lain, seperti biaya notaris dan pajak. Belum lagi biaya perawan di awal. 

Meski demikian, rumah yang dibeli bisa menjadi aset investasi jangka panjang yang nilainya dapat meningkat seiring waktu. Sebaliknya, menyewa rumah mungkin tidak membutuhkan dana awal yang besar. Namun, dalam jangka panjang, biaya sewa bisa menguras anggaran tanpa ada aset yang dimiliki.

Pasangan yang baru menikah perlu duduk bersama untuk merencanakan anggaran rumah tangga. Diskusikan secara terbuka mengenai pendapatan, pengeluaran, serta target keuangan. Dengan begitu, Anda bisa memutuskan untuk membeli rumah atau menyewanya, sesuai kondisi finansial.

  1. Pahami kelebihan dan kekurangan membeli serta menyewa rumah

Baik membeli atau menyewa rumah punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan membeli rumah.

Kelebihan:

  • Investasi Jangka Panjang. Membeli rumah adalah bentuk investasi yang nilainya cenderung meningkat. Selain itu, pasangan memiliki kendali penuh atas rumah tersebut, baik untuk direnovasi maupun dijual kembali di masa depan.
  • Stabilitas dan kepastian. Membeli rumah memberikan rasa aman dan stabilitas, terutama bagi tipe keluarga yang menginginkan hunian jangka panjang.
  • Kebebasan mengelola properti. Tidak ada batasan dalam mengatur atau merenovasi rumah sendiri, sehingga pasangan bisa mendesain rumah sesuai keinginan.

Kekurangan:

  • Biaya awal yang besar. Membeli rumah membutuhkan biaya yang besar untuk uang muka dan biaya-biaya tambahan lain.
  • Anggaran untuk cicilan. Jika memilih untuk mencicil, pasangan harus berkomitmen pada pembayaran bulanan. Hal ini dapat membebani anggaran rumah tangga, terutama jika ada perubahan kondisi keuangan.
  • Pemeliharaan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan rumah ditanggung sendiri.

Selanjutnya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan menyewa rumah.

Kelebihan:

  • Fleksibilitas, Menyewa rumah memberi kebebasan untuk berpindah tempat kapan saja. Pilihan ini cocok untuk pasangan yang masih mencari lokasi ideal atau memiliki pekerjaan yang sering berpindah-pindah.
  • Biaya awal lebih ringan. Menyewa tidak memerlukan uang muka yang besar. Cukup membayar uang sewa dan deposit sehingga tidak membebani kondisi keuangan secara langsung.
  • Bebas dari beban pemeliharaan. umumnya, biaya perbaikan atau pemeliharaan ditanggung oleh pemilik rumah.

Kekurangan:

  • Tidak ada investasi. Biaya sewa rumah tidak memberikan nilai investasi jangka panjang. Uang sewa yang dibayarkan setiap bulan akan hilang begitu saja tanpa memberikan kepemilikan.
  • Terikat Kontrak. Penyewa harus tunduk pada aturan yang ditetapkan pemilik rumah dan mungkin tidak bisa merenovasi atau mengubah interior sesuai keinginan.
  • Kenaikan harga sewa. Biaya sewa dapat meningkat dari waktu ke waktu dan bisa memengaruhi anggaran rumah tangga.

Setelah mengetahui ketiga hal tersebut, Anda bisa memutuskan dengan pasangan mana yang terbaik, apakah membeli atau menyewa rumah, di awal pernikahan. Jika keputusan Anda dan pasangan membeli rumah, KPR BRI bisa dimanfaatkan. 

KPR BRI memberikan kemudahan bagi pasangan yang baru menikah untuk memiliki rumah. Untuk mencari rumah, Anda bisa memanfaatkan laman homespot.id. Di laman ini, Anda bisa mencari rumah dari berbagai kota dengan pilihan tipe dan rentang budget seusai preferensi. Selain itu, Anda juga bisa melakukan simulasi KPR dan mengajukan KPR BRI, lho!

Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya wujudkan rumah pertamamu dengan KPR BRI.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sewa rumah
# beli rumah
# Pasutri Baru
# keluarga
# rumah tangga
# pernikahan

News Update

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.